Kebakaran Baru Datangkan Malapetaka di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan

Jum'at, 24 Januari 2025 - 10:34 WIB
loading...
Kebakaran Baru Datangkan...
Kebakaran baru mendatangkan malepataka di Los Angeles, California. Presiden Donald Trump justru ancam akan menahan bantuan pemerintah federal AS untuk wilayah tersebut. Foto/Hans Gutknecht/Los Angeles Daily News/SCNG
A A A
WASHINGTON - Ketika kebakaran baru mendatangkan malepataka di Los Angeles, California, Presiden Donald Trump justru mengancam akan menahan bantuan pemerintah federal Amerika Serikat (AS) untuk wilayah bencana tersebut.

Kebakaran baru, yang dikenal sebagai kebakaranHughes, melanda wilayah utara Los Angeles sejak Rabu waktu setempat ketika dua kebakaran mematikan—kebakaran Eaton dan kebakaran Palisades—belum dapat dipadamkan sepenuhnya.

Kebakaran Hughes yang menyebar dengan cepat, yang telah membakar lebih dari 10.000 hektare dan memaksa 31.000 penduduk mengungsi dari rumah mereka, terus mendatangkan malapetaka di Los Angeles.

Baca Juga: Kebakaran Baru Melanda Utara Los Angeles, 31.000 Orang Diperintahkan Mengungsi

Sebanyak 4.000 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memerangi kebakaran Hughes yang terjadi sekitar pukul 11.00 pagi pada hari Rabu, waktu setempat, di dekat Danau Castaic.

Hingga Kamis pagi waktu setempat, kobaran api telah meluas hingga 10.176 hektare, dengan hanya 14 persen yang dapat dikendalikan.

Sementara itu, kebakaran baru yang lebih kecil, kebakaran Laguna, telah terjadi di Ventura County, yang mendorong evakuasi singkat universitas di dekatnya.

Setidaknya 28 orang tewas akibat kebakaran hutan, yang pertama kali terjadi di Los Angeles dua minggu lalu pada 7 Januari.


Trump Ancam Tahan Bantuan Federal


Sementara itu, Presiden Donald Trump justru mengancam akan menahan bantuan bencana federal kecuali pemerintah California mengubah kebijakan airnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved