Tentara Hamas Muncul di Jalan-jalan Gaza setelah 15 Bulan Perang Melawan Israel

Kamis, 23 Januari 2025 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Israel menghancurkan barisan Hamas dan membunuh banyak pemimpin puncaknya, termasuk Ismail Haniyeh dan penggantinya; Yahya Sinwar.

Pada hari Selasa, kepala militer Israel mengatakan kampanyenya telah menewaskan “hampir 20.000 anggota Hamas”.

Mekelberg memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk menilai kondisi keseluruhan Hamas, dan mengakui bahwa Hamas telah menderita kerugian besar. "Tetapi di televisi Anda, Anda melihat mereka masih di sana, dengan bandana dan semua topeng mereka," ujarnya.

Muhammad Shehada, dari Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri, mengatakan Israel secara khusus menargetkan pegawai negeri, polisi, dan menteri, sebagai bagian dari upayanya untuk membongkar kemampuan pemerintahan Hamas.

"Kehadiran terus-menerus para pejabat dan pasukan ini merupakan simbol perlawanan, yang menunjukkan bahwa mereka tetap beroperasi meskipun ada serangan gencar," katanya.

Pada hari Senin, kelompok Hamas menampilkan dirinya sebagai pemenang karena telah selamat, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Gaza, dengan orang-orangnya yang hebat dan ketahanannya, akan bangkit kembali untuk membangun kembali apa yang telah dihancurkan oleh pendudukan dan terus berada di jalur keteguhan sampai pendudukan dikalahkan."

Permainan Pukul-pukulan


Gencatan senjata masih dalam tahap awal dan masih banyak pertanyaan tentang masa depan Jalur Gaza dan Hamas.

Michael Horowitz, analis Timur Tengah di konsultan keamanan Le Beck, mengatakan Hamas telah menunjukkan kekuatannya untuk menghalangi para pesaing di dalam jajaran Palestina dan untuk menunjukkan kepada Israel bahwa setiap putaran pertempuran tambahan tidak akan menghasilkan apa-apa.

"Hamas tidak dikalahkan karena satu alasan utama," katanya. "Yaitu, bahwa Israel tidak mencoba menggantikan Hamas sebagai entitas pemerintahan di Gaza," katanya lagi.

Netanyahu telah berulang kali menegaskan bahwa Otoritas Palestina yang berpusat di Ramallah tidak memiliki peran di Jalur Gaza. "Visi yang hanya berfokus pada keamanan ini, berarti Israel telah terjebak dalam permainan pukul-pukulan," imbuh dia.

Eva Koulouriotis, analis Timur Tengah yang independen, mengatakan Hamas mempertahankan popularitas yang luar biasa di Gaza. "Sementara upaya untuk menyediakan basis populer bagi Otoritas Palestina dan menolak kekuasaan Hamas telah gagal," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved