Brigade Militer Israel Mundur dari Gaza dengan 86 Tentara Tewas

Kamis, 23 Januari 2025 - 08:02 WIB
loading...
Brigade Militer Israel...
Militer Israel menarik Brigade Givati ??dari Gaza setelah kehilangan 86 tentaranya selama serangan darat terhadap faksi-faksi perlawanan Palestina. Foto/via IRNA
A A A
GAZA - Angkatan Darat Israel, pada hari Rabu, mulai menarik Brigade Givati dari Gaza setelah mengalami kerugian signifikan selama serangan darat terhadap faksi-faksi perlawanan Palestina sejak 27 Oktober 2023.

“Pasukan Tim Tempur Brigade Givati, di bawah komando Divisi ke-162, tengah mempersiapkan misi berikutnya setelah berminggu-minggu bertempur di wilayah Jabalia di Jalur Gaza utara,” bunyi pernyataan militer Zionis Israel, yang dilansir Anadolu, Kamis (23/1/2025).

Angkatan Darat Israel mengonfirmasi bahwa Brigade Givati kehilangan 86 prajurit dan komandan selama operasi darat di wilayah kantong Palestina tersebut.



Militer Zionis juga merilis video yang memperlihatkan pasukan dan perlengkapan Brigade Givati mundur ke sisi perbatasan Israel.

Menurut data resmi militer Zionis, Israel telah kehilangan 841 personel sejak dimulainya serangan ke Gaza pada 7 Oktober 2023, dengan 405 personel di antaranya tewas selama invasi darat.

Kerugian ini terjadi di tengah tekanan bahwa militer Israel meremehkan jumlah korban sebenarnya di Gaza.

Pengumuman militer Zionis tersebut bertepatan dengan penerapan perjanjian gencatan senjata di Gaza, yang ditengahi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.

Kesepakatan yang dimulai hari Minggu itu terdiri dari tiga tahap, dengan tahap pertama berlangsung selama 42 hari, sementara negosiasi untuk tahap kedua dan ketiga diharapkan akan berlangsung.

Serangan Israel telah menewaskan hampir 47.700 orang, melukai 111.166 lainnya serta 11.000 orang hilang, dengan kerusakan yang meluas dan krisis kemanusiaan yang telah merenggut nyawa banyak orang tua dan anak-anak dalam salah satu bencana kemanusiaan global terburuk yang pernah ada.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan pada bulan November untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan-nya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perangnya di daerah kantong Palestina tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Israel Kembali Bom Beirut,...
Israel Kembali Bom Beirut, 4 Orang Tewas
Netanyahu Tunjuk Eks...
Netanyahu Tunjuk Eks Komandan Angkatan Laut sebagai Bos Baru Shin Bet
Brigade Al-Qassam Gelar...
Brigade Al-Qassam Gelar Operasi Pertama, Israel Bunuh 1.000 Orang Sejak Perang Kembali Pecah
Serangan Rudal AS Hancurkan...
Serangan Rudal AS Hancurkan Masjid di Yaman
Ini Pesan Hamas untuk...
Ini Pesan Hamas untuk Warga Palestina yang Merayakan Idulfitri saat Agresi Israel
Ramadan Berlalu, PM...
Ramadan Berlalu, PM Netanyahu Janji Lanjutkan Rencana Pengusiran Warga Gaza
Israel Larang Umat Islam...
Israel Larang Umat Islam Palestina Gelar Salat Id di Masjid Ibrahimi
Korban Jiwa Gempa Myanmar...
Korban Jiwa Gempa Myanmar Tembus 2.065 Orang, Masyarakat Butuh Makanan hingga Air Bersih
Luncurkan Kapal Selam...
Luncurkan Kapal Selam Pembawa Rudal Zircon, Putin: AL Rusia yang Terkuat!
Rekomendasi
Tragis, Petinju Kelas...
Tragis, Petinju Kelas Berat Ringan Meninggal setelah Kolaps di Atas Ring
Curhat Pilu Paula Verhoeven...
Curhat Pilu Paula Verhoeven Bertemu Anak hanya 2 Jam saat Lebaran
Open House Lebaran,...
Open House Lebaran, Warung Garasi Si Doel Diserbu Warga
Berita Terkini
Lebih dari 2.000 Orang...
Lebih dari 2.000 Orang Tewas akibat Gempa Myanmar, 700 Muslim Meninggal di Masjid
57 menit yang lalu
Perang Panas Trump dan...
Perang Panas Trump dan Iran Bisa Picu Kiamat Inflasi?
1 jam yang lalu
Israel Kembali Bom Beirut,...
Israel Kembali Bom Beirut, 4 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Isa...
Siapa Hamad bin Isa Al Khalifa? Raja Bahrain yang Bangun Gereja 9.000 Meter Persegi
3 jam yang lalu
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS ke-16 di Atas Yaman dengan Rudal Buatan Lokal
4 jam yang lalu
5 Tradisi Lebaran Terunik...
5 Tradisi Lebaran Terunik di Dunia, Ada Adu Pecah Telur Rebus di Afghanistan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Islam dengan...
5 Negara Islam dengan Kekuatan Militer Terkuat di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved