Baru Dilantik, Trump Langsung Hentikan Semua Bantuan Luar Negeri AS

Selasa, 21 Januari 2025 - 17:30 WIB
loading...
Baru Dilantik, Trump...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang membekukan semua bantuan pembangunan luar negeri AS selama 90 hari, sambil menunggu peninjauan.

Di tengah rentetan perintah lain yang ditandatangani Trump pada hari pertamanya menjabat, Gedung Putih mengumumkan keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya menilai kembali strategi bantuan luar negeri dan memastikan keselarasan dengan prioritas nasional.

“Alokasi bantuan luar negeri AS saat ini tidak sejalan dengan kepentingan Amerika dan dalam banyak kasus bertentangan dengan nilai-nilai Amerika, dan berfungsi mengacaukan perdamaian dunia dengan mempromosikan ide-ide di negara-negara asing yang secara langsung bertentangan dengan hubungan yang harmonis dan stabil di dalam dan di antara negara-negara," ungkap perintah eksekutif yang diterbitkan oleh Gedung Putih pada hari Senin (20/1/2025).

Perintah eksekutif tersebut mengarahkan lembaga-lembaga federal untuk melakukan peninjauan menyeluruh, yang diawasi Kantor Manajemen dan Anggaran, serta Sekretaris Negara Marco Rubio, yang dapat mengesampingkan periode 90 hari untuk "program-program tertentu."

Tidak segera jelas berapa banyak bantuan AS yang akan terpengaruh oleh keputusan tersebut, karena pendanaan untuk sejumlah program telah dialokasikan oleh Kongres.

Perintah eksekutif tersebut menggemakan sikap yang diambil Trump pada masa jabatan pertamanya sebagai presiden, ketika dia bergerak memangkas pendanaan bagi berbagai badan PBB dan memotong bantuan luar negeri.

"Saya akan, dengan sangat sederhana, mengutamakan Amerika," tegas Trump dalam pidato pelantikannya pada hari Senin.

Trump mengkritik bantuan luar negeri AS untuk negara-negara termasuk Ukraina selama kampanye pemilihannya kembali, berjanji meringankan beban pembayar pajak Amerika dan fokus pada prioritas dalam negeri.

Amerika Serikat telah menjadi pendukung penting Kiev di era mantan Presiden AS Joe Biden, memberikan bantuan militer, keuangan, dan kemanusiaan yang substansial, terutama setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022.

Pada tahun 2022 saja, Kongres menyetujui lebih dari USD112 miliar bantuan untuk Ukraina.

Pada bulan April 2024, DPR AS mengesahkan paket bantuan sebesar USD95 miliar untuk Ukraina, Israel, dan Taiwan.

Pada bulan Januari 2025, Amerika Serikat mengumumkan paket bantuan militer sebesar USD500 juta untuk Ukraina.

Rusia secara konsisten mengkritik dukungan tersebut, melihatnya sebagai ancaman langsung terhadap keamanannya.

Para pejabat Rusia berpendapat bantuan militer Barat memperpanjang konflik dan mengganggu stabilitas kawasan.

Baca juga: Perbedaan Perlakuan Hamas dan Israel terhadap Tawanan Perang Masing-masing
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved