Donald Trump Disebut Bakal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia

Senin, 20 Januari 2025 - 08:12 WIB
loading...
Donald Trump Disebut...
Presiden terpilih AS Donald Trump dilaporkan hendak merelokasi sekitar 2 juta warga Gaza ke Indonesia selama rekonstruksi pascaperang. Foto/Ali Hassan/Flash90
A A A
GAZA - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan dilantik Senin (20/1/2025) dilaporkan hendak merelokasi sekitar 2 juta warga Gaza ke Indonesia selama rekonstruksi pascaperang.

Laporan itu datang dari media Yahudi, JFeed, mengutip NBC News.

Menurut laporan tersebut, tim transisi Donald Trump-JD Vance sedang menjajaki proposal kontroversial untuk relokasi tersebut. Indonesia, lanjut laporan itu, dianggap sebagai negara tuan rumah potensial.

Tak ada penjelasan dalam laporan itu mengapa Indonesia disebut-sebut sebagai lokasi potensial untuk rencana Trump tersebut.

Baca Juga: Hamas: Israel Gagal Mencapai Tujuan Perang di Gaza

Kehancuran yang meluas telah terjadi di Jalur Gaza, Palestina, sejak perang Hamas-Israel dimulai 7 Oktober 2023.

Ada lima wilayah Jalur Gaza dengan kehancuran terparah. Kota Gaza menanggung kerusakan terberat, dengan 74% bangunan hancur atau rusak parah. Gaza Utara menyusul dengan tingkat kerusakan 70%, kemudian Khan Younis dengan 55% bangunan rusak, Deir al-Balah dengan 50% bangunan rusak, dan Rafah, yang saat ini menampung banyak pengungsi Palestina, dengan 49% bangunan tidak dapat digunakan.

Secara keseluruhan, 60% bangunan di seluruh Jalur Gaza telah rusak atau hancur. Perkiraan bulan Oktober 2024 menghitung 128.000 bangunan rusak—jumlah yang sejak itu bertambah secara signifikan.

Usulan Trump, yang diungkapkan oleh seorang pejabat transisi yang tidak disebutkan namanya, menghadapi skeptisisme yang signifikan.

Negara-negara regional secara konsisten menentang penerimaan pengungsi Palestina, khawatir akan memungkinkan terjadinya krisis pengungsi baru. Banyak warga Palestina khawatir mereka akan dilarang kembali ke Gaza jika mereka pergi.

Dalam laporan yang sama, NBC News mengungkapkan bahwa utusan Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, sedang mempertimbangkan untuk mengunjungi Gaza guna mengawasi penerapan perjanjian gencatan senjata yang akan dimulai hari Minggu.

"Anda harus melihatnya, Anda harus merasakannya," kata pejabat transisi Trump-Vance, yang menunjukkan Witkoff membutuhkan pengalaman langsung daripada hanya mengandalkan laporan Israel.

Mengingat rapuhnya kesepakatan gencatan senjata tersebut, Witkoff berencana untuk mempertahankan kehadiran regional yang konstan.

Pejabat tersebut mencatat kekhawatiran tentang potensi sabotase: "Ada kaum radikal dan fanatik di kedua belah pihak—tidak hanya Hamas, tetapi juga dari sayap kanan Israel—yang termotivasi untuk menggagalkan perjanjian ini."

NBC News juga melaporkan bahwa sandera Amerika-Israel Keith Siegel dijadwalkan dibebaskan pada hari ke-14 gencatan senjata, meskipun rincian ini masih belum dikonfirmasi oleh sumber-sumber media Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
12 Negara yang Menolak...
12 Negara yang Menolak Ide Relokasi Warga Gaza oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved