Pakar Sebut Tes Antibodi Lawan Covid-19 Tak Bisa Diandalkan
Sabtu, 02 Mei 2020 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah tes yang dibuat oleh Bioperfectus mendeteksi antibodi pada 100 persen sampel yang terinfeksi, tetapi hanya setelah tiga minggu infeksi. "Tidak ada tes yang lebih baik dari 80 persen sampai periode waktu itu, yang lebih lama dari yang diharapkan," kata Hsu, seperti dilansir Al Arabiya.
Namun, menurut Scott Hensley, seorang ahli mikrobiologi di University of Pennsylvania, data yang disajikan oleh para peneliti tersebut juga tidak menjanjikan
"Angka-angka itu hanya tidak dapat diterima. Nada tulisannya adalah, "lihat betapa bagusnya tes itu". Saya sudah melihat datanya dan saya tidak melihatnya. Jika kit Anda memiliki false-positif tiga persen, bagaimana Anda menafsirkannya? Itu pada dasarnya tidak mungkin. Jika kit Anda memiliki 14 persen false positive, itu tidak berguna," ujarnya.
Namun,Marson yang juga seorang peneliti di Chan Zuckerberg Biohub, yang sebagian membiayai penelitian ini, merasa ada beberapa alasan untuk optimisme. "Ada beberapa tes yang terlihat masuk akal dan menjanjikan," katanya.
Namun, menurut Scott Hensley, seorang ahli mikrobiologi di University of Pennsylvania, data yang disajikan oleh para peneliti tersebut juga tidak menjanjikan
"Angka-angka itu hanya tidak dapat diterima. Nada tulisannya adalah, "lihat betapa bagusnya tes itu". Saya sudah melihat datanya dan saya tidak melihatnya. Jika kit Anda memiliki false-positif tiga persen, bagaimana Anda menafsirkannya? Itu pada dasarnya tidak mungkin. Jika kit Anda memiliki 14 persen false positive, itu tidak berguna," ujarnya.
Namun,Marson yang juga seorang peneliti di Chan Zuckerberg Biohub, yang sebagian membiayai penelitian ini, merasa ada beberapa alasan untuk optimisme. "Ada beberapa tes yang terlihat masuk akal dan menjanjikan," katanya.
(esn)
Lihat Juga :