Siapa Asif William Rahman? Mantan Pegawai CIA yang Mengaku Bersalah Dokumen Bocorkan Serangan Israel ke Iran
Minggu, 19 Januari 2025 - 03:30 WIB
loading...
Asif William Rahman, mantan pegawai CIA, membocorkan serangan Israel ke Iran. Foto/X/@DrCaseyBabb
A
A
A
WASHINGTON - Seorang mantan pegawai Badan Intelijen Pusat ( CIA ) telah mengaku bersalah karena membocorkan dokumen rahasia tentang rencana Israel untuk menyerang Iran tahun lalu selama periode meningkatnya ketegangan regional yang terkait dengan perang Israel di Gaza dan Lebanon.
Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengatakan Asif William Rahman, 34 tahun, mengaku bersalah atas dua tuduhan "penyimpanan dan penyebaran informasi rahasia yang disengaja" yang terkait dengan pertahanan nasional.
Ia dijadwalkan akan dijatuhi hukuman pada 15 Mei dan menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara untuk kedua tuduhan tersebut, menurut kesepakatan pembelaan.
“Rahman mengkhianati kepercayaan rakyat Amerika dengan secara tidak sah membagikan informasi pertahanan nasional rahasia yang telah ia sumpah untuk lindungi,” kata Asisten Jaksa Agung Matthew G Olsen dalam pernyataan tersebut, dilansir Al Jazeera.
“Pengakuan bersalah menunjukkan bahwa Departemen Kehakiman akan berusaha keras untuk segera menemukan dan secara agresif mengadili mereka yang merugikan Amerika Serikat dengan secara ilegal mengungkapkan rahasia keamanan nasional kita.”
Baca Juga: Gencatan Senjata Gaza Akan Dimulai pada Minggu Jam 08:30
Media AS melaporkan pada saat itu bahwa pejabat Amerika menuduhnya membocorkan dokumen yang disiapkan oleh Badan Intelijen Geospasial Nasional (NGA), yang menganalisis gambar dan informasi yang dikumpulkan oleh satelit mata-mata AS.
Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengatakan Asif William Rahman, 34 tahun, mengaku bersalah atas dua tuduhan "penyimpanan dan penyebaran informasi rahasia yang disengaja" yang terkait dengan pertahanan nasional.
Ia dijadwalkan akan dijatuhi hukuman pada 15 Mei dan menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara untuk kedua tuduhan tersebut, menurut kesepakatan pembelaan.
“Rahman mengkhianati kepercayaan rakyat Amerika dengan secara tidak sah membagikan informasi pertahanan nasional rahasia yang telah ia sumpah untuk lindungi,” kata Asisten Jaksa Agung Matthew G Olsen dalam pernyataan tersebut, dilansir Al Jazeera.
“Pengakuan bersalah menunjukkan bahwa Departemen Kehakiman akan berusaha keras untuk segera menemukan dan secara agresif mengadili mereka yang merugikan Amerika Serikat dengan secara ilegal mengungkapkan rahasia keamanan nasional kita.”
Baca Juga: Gencatan Senjata Gaza Akan Dimulai pada Minggu Jam 08:30
Siapa Asif William Rahman? Mantan Pegawai CIA yang Mengaku Bersalah Dokumen Bocorkan Serangan Israel ke Iran
1. Bekerja di CIA sejak 2016
Melansir Al Jazeera, FBI menangkap Rahman — yang menurut pemerintah AS adalah pegawai CIA sejak 2016 dan memiliki izin keamanan Rahasia Tinggi — di Kamboja pada bulan November.Media AS melaporkan pada saat itu bahwa pejabat Amerika menuduhnya membocorkan dokumen yang disiapkan oleh Badan Intelijen Geospasial Nasional (NGA), yang menganalisis gambar dan informasi yang dikumpulkan oleh satelit mata-mata AS.
Lihat Juga :