Kasus Korupsi, Mantan PM Pakistan Imran Khan Dihukum 14 Tahun Penjara dan Istri 7 Tahun

Jum'at, 17 Januari 2025 - 20:55 WIB
loading...
Kasus Korupsi, Mantan...
Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan. Foto/tasnim
A A A
ISLAMABAD - Mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan dan istrinya Bushra Bibi divonis bersalah dalam kasus korupsi tanah senilai USD232 juta yang melibatkan Al-Qadir Trust.

Media lokal melaporkan keputusan pengadilan itu pada hari Jumat (17/1/2025).

Menurut ARY News dan Dawn, pengadilan antikorupsi di kota Rawalpindi di wilayah utara menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara kepada Khan dan tujuh tahun kepada Bibi, dengan putusan yang diumumkan di Penjara Adiala.

Khan dan Bibi juga telah didenda masing-masing sebesar USD3.600 dan USD1.800, dengan kegagalan untuk mematuhi hukuman penjara tambahan.

Kasus Al-Qadir Trust berpusat pada tuduhan bahwa Khan dan Bibi terlibat dalam skema quid pro quo yang membuat politisi dan istrinya menerima tanah senilai jutaan dolar dari seorang maestro properti selama pendirian universitas eponim sebagai imbalan atas perlindungan hukum.

Mantan perdana menteri Pakistan tersebut telah membantah tuduhan tersebut, menyebutnya "bermotif politik."

Sebelum vonis, Khan mengatakan kasus tersebut tidak memiliki bukti dan akan mempermalukan pihak berwenang.

"Vonis terhadap saya diajukan dalam kasus di mana saya tidak memperoleh satu sen pun keuntungan pribadi, dan pemerintah juga tidak menderita satu sen pun kerugian finansial," tegas dia.

Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) yang dipimpin Khan mengecam putusan tersebut, menyebutnya sebagai "putusan hitam," sambil membagikan video yang konon menunjukkan protes terhadap keputusan tersebut di luar Majelis Nasional.

Seorang pemain kriket yang beralih menjadi politisi, Khan menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 2018 hingga 2022, ketika dia digulingkan dari jabatannya dalam mosi tidak percaya, dengan oposisi menuduhnya salah mengelola ekonomi dan kebijakan luar negeri.

Namun, Khan mengklaim dia digulingkan sebagai akibat dari konspirasi Amerika Serikat (AS).

Dia telah terlibat dalam berbagai pertempuran hukum, dengan tuduhan korupsi yang membayangi. Pada tahun 2023, dia dinyatakan bersalah karena secara ilegal membeli dan menjual hadiah negara yang diterimanya selama masa jabatannya sebagai perdana menteri, meskipun hukumannya ditangguhkan.

Setahun kemudian, dia juga dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara karena membocorkan rahasia negara, tuduhan yang dibantahnya.

Penangkapan dan hukuman sebelumnya memicu protes nasional, beberapa di antaranya berubah menjadi kekerasan.

Baca juga: Siapa yang Kalah dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Richard Eliezer Divonis...
Richard Eliezer Divonis 1,5 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Brigadir J
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved