Houthi Yaman akan Terus Menyerang jika Gencatan Senjata Gaza Dilanggar Israel

Jum'at, 17 Januari 2025 - 19:23 WIB
loading...
A A A
Intensitas serangan tersebut telah mengganggu pengiriman global dan mendorong perubahan rute.

Pengumuman hari Kamis merupakan kemunduran setelah ekspektasi sebelumnya di antara beberapa sumber keamanan maritim bahwa kelompok tersebut akan menghentikan serangan terhadap kapal.

Sumber industri pelayaran lainnya mengatakan mereka akan menunggu untuk melihat apakah gencatan senjata oleh kelompok Houthi akan dihormati dan belum bersiap melanjutkan pelayaran melalui Laut Merah.

"Mengingat ketidakpastian dan kerapuhan situasi yang sedang berlangsung, pengirim barang harus terus berhati-hati dan memantau dengan cermat perkembangan di kawasan tersebut," ungkap Laura-May Scott, mitra di firma hukum, Reed Smith.

Serangan Houthi tersebut telah mengganggu perdagangan internasional, memaksa beberapa kapal untuk mengambil rute panjang di sekitar Afrika selatan daripada Terusan Suez, yang menyebabkan kenaikan tarif asuransi, biaya pengiriman, dan waktu yang memicu ketakutan inflasi global.

Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, termasuk ibu kota, Sana'a, sejak merebut kekuasaan pada akhir tahun 2014, juga telah meluncurkan rudal dan pesawat nirawak ke Israel, ratusan kilometer ke utara.

Israel telah menanggapi dengan menyerang wilayah Houthi pada beberapa kesempatan, termasuk pekan lalu ketika pesawat tempurnya mengebom dua pelabuhan dan satu pembangkit listrik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved