Israel Bunuh 101 Warga Palestina sejak Gencatan Senjata Diumumkan

Jum'at, 17 Januari 2025 - 17:50 WIB
loading...
Israel Bunuh 101 Warga...
Keluarga Ahmad Al-Shayah, jurnalis yang tewas dalam serangan drone Israel di fasilitas amal, berduka di samping jenazahnya yang dibungkus kain kafan di Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Gaza pada 16 Januari 2025. Foto/Abed Rahim Khatib/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Serangan udara Israel membunuh 101 warga Palestina sejak pengumuman kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, menurut penghitungan resmi hari ini.

Juru bicara dinas Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, mengatakan serangan terbaru menewaskan 31 wanita dan 27 anak-anak.

Korban tewas itu terjadi setelah pengumuman kesepakatan gencatan senjata pada hari Rabu, yang akan mulai berlaku pada hari Minggu (19/1/2025).

Basal mengonfirmasi 82 dari mereka yang tewas berada di provinsi utara Gaza, sementara 16 orang berada di wilayah selatan, termasuk 14 warga di Khan Younis dan dua orang di Rafah. Lima orang sisanya tewas di Provinsi Tengah Gaza.

Kekerasan itu juga menyebabkan lebih dari 264 orang terluka, dengan jumlah yang diperkirakan akan meningkat seiring berlanjutnya serangan.

Kesepakatan itu mencakup pertukaran tahanan dan ketenangan yang berkelanjutan, yang bertujuan untuk gencatan senjata permanen dan penarikan pasukan pendudukan Israel dari Gaza.

Baca juga: Siapa yang Kalah dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Weizmann Institute,...
Weizmann Institute, Lab Senjata Canggih Israel Hancur Dirudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved