Swedia Ganti Buku Sekolah dengan Komputer pada 2009, Sekarang Kembali ke Buku

Kamis, 16 Januari 2025 - 08:52 WIB
loading...
A A A
Pejabat Swedia telah memperhatikan penurunan keterampilan utama seperti membaca dan menulis di kalangan siswa—terutama karena mereka telah terpaku pada layar sejak mereka masih kecil.

Pemerintah sekarang melihat ini sebagai langkah yang salah—menyingkirkan metode tradisional terlalu cepat tanpa memikirkan konsekuensi jangka panjang.

Mengembalikan buku tidak berarti mereka membuang teknologi ke luar jendela; itu hanya berarti mereka akan menggunakan alat digital dengan lebih bijak mulai sekarang.

Buku masih bagus untuk mencampur gaya mengajar atau mendapatkan sumber daya daring tetapi akan digunakan dengan hemat untuk ke depannya.

Pilihan Swedia menyoroti betapa pentingnya menemukan keseimbangan dalam pendidikan—suatu hal yang relevan di seluruh dunia karena sekolah di mana pun mencoba memadukan teknologi dengan fondasi pendidikan yang kokoh.

Ketika negara Nordik ini kembali ke metode tradisional, ini merupakan tanda peringatan sekaligus contoh bagi negara lain yang mencari keselarasan antara inovasi dan tradisi dalam sistem pendidikan di seluruh dunia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Korea Selatan Tutup...
Korea Selatan Tutup 4.008 Sekolah karena Populasi Pelajar Menyusut
Negara NATO Ini Ingin...
Negara NATO Ini Ingin Beli Rudal yang Mampu Menghancurkan Rusia
Siswi Kelas 6 Meninggal...
Siswi Kelas 6 Meninggal setelah Dihukum Sit-up 100 Kali karena Datang Terlambat
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Mematikan dan Presisi,...
Mematikan dan Presisi, Janji Israel pada Serangan Balasan ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved