AS Klaim Pemenang dalam Perang dan Geopolitik, Berikut 4 Alasannya

Rabu, 15 Januari 2025 - 15:22 WIB
loading...
AS Klaim Pemenang dalam...
Joe Biden klaim AS sebagai pemenang dalam perang dan geopolitik. Foto/X/@JoeBiden
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden yang akan lengser mengklaim bahwa empat tahun masa jabatannya telah membuat Amerika lebih kuat dan musuh-musuhnya lebih lemah.

Dalam sambutannya di Departemen Luar Negeri tentang pencapaian kebijakan luar negeri pemerintahannya, Biden memuji masa jabatannya sebagai anugerah bagi kedudukan global Amerika.

AS Klaim Pemenang dalam Perang dan Geopolitik, Berikut 4 Alasannya

1. Musuh AS Makin Melemah

"Amerika Serikat memenangkan persaingan di seluruh dunia dibandingkan dengan empat tahun lalu. Amerika lebih kuat. Aliansi kita lebih kuat. Musuh dan pesaing kita lebih lemah. Kita tidak berperang untuk mewujudkan hal-hal ini," katanya, dilansir RT.

Dia menggambarkan penanganannya terhadap konflik Ukraina sebagai sebuah keberhasilan. Biden mendesak orang-orang untuk "memikirkan" fakta bahwa dia "berdiri di pusat Kiev" sejak ketegangan dengan Rusia meningkat menjadi permusuhan terbuka.

2. Berani Berkunjung ke Zona Perang

"Saya satu-satunya panglima tertinggi yang mengunjungi zona perang yang tidak dikendalikan oleh pasukan AS," katanya tentang kunjungannya ke Ukraina pada Februari 2023.

"Saya punya dua pekerjaan. Satu, menggalang dukungan dunia untuk membela Ukraina, dan yang lainnya adalah menghindari perang antara dua kekuatan nuklir. Kami melakukan kedua hal itu," kata pemimpin AS itu.

Pernyataan Biden mengonfirmasi bahwa Washington sengaja terlibat dalam taktik nuklir di Ukraina, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. Pemerintahannya "tahu bahwa mereka mendorong dunia ke jurang dan tetap meningkatkan konflik," katanya.

Baca Juga: Konspirasi Menghantui Bencana pada Awal 2025

3. Sudah Menghancurkan Musuh-musuh AS

Biden mengklaim telah merongrong pesaing AS lainnya, khususnya Iran dan Suriah di Timur Tengah, sementara memuji Israel karena telah melakukan "banyak kerusakan pada Iran dan proksinya." Dia juga mengatakan AS sekarang berada dalam posisi yang lebih kuat untuk bersaing dengan China secara militer dan ekonomi.

“Dengan arah China saat ini, mereka tidak akan pernah melampaui kita. Titik,” ungkapnya.

4. Mampu Membangun Aliansi Baru di Seluruh Dunia

Amerika telah menjalin aliansi baru di seluruh dunia, kata Biden. Negara-negara seperti Rusia, Tiongkok, Iran, dan Korea Utara juga semakin dekat, ia mengakui, tetapi “itu lebih karena kelemahan daripada kekuatan,” menurut Biden.

Presiden juga mengklaim berjasa karena “tidak menyerahkan perang di Afghanistan kepada penggantinya,” merujuk pada penarikan pasukan koalisi pimpinan AS yang kacau dari negara itu pada tahun-tahun awal masa jabatannya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved