Mengapa Pangkalan NATO di Rumania Bisa Memicu Perang Dunia III?

Senin, 13 Januari 2025 - 03:30 WIB
loading...
Mengapa Pangkalan NATO...
Pangkalan NATO di Rumania bisa memicu perang dunia III. Foto/X/@Bricktop_NAFO
A A A
MOSKOW - NATO menggunakan Rumania sebagai "pintu untuk perang," yang bertujuan untuk meluncurkan serangan besar ke Rusia. Itu menjadi skenario untuk memicu Perang Dunia III.

Itu diungkapkan kandidat presiden independen Calin Georgescu telah memperingatkan.

Selama episode 'The Shawn Ryan Show' yang diterbitkan pada hari Sabtu, Georgescu dan mantan US Navy SEAL Shawn Ryan membahas kudeta di Rumania dan implikasi potensial dari penumpukan militer di Pangkalan Udara Mihail Kogalniceanu (MK), fasilitas NATO terbesar di dekat Laut Hitam. Kandidat presiden telah menyuarakan kekhawatiran atas kehadiran militer blok tersebut di Rumania, dengan memperingatkan bahwa pangkalan NATO di negara itu dapat digunakan untuk memicu perang dengan Rusia.

Mengapa Pangkalan NATO di Rumania Bisa Memicu Perang Dunia III?

1. Rumania Bisa Jadi Pintu Gerbang Perang Dunia III

“Apa yang terjadi sekarang di Rumania dan fakta bahwa tidak ada reaksi dari luar negeri, terutama dari Amerika Serikat, menunjukkan bahwa mereka tidak mengerti apa yang sedang terjadi di sini. Karena jika mereka menggunakan Rumania sebagai pintu untuk perang, apa yang akan terjadi selanjutnya,” kata Georgescu kepada pembawa acara itu sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang apakah Rumania “sedang berada di tengah kudeta saat ini.”

“Kami tidak membutuhkan perang,” katanya.

Baca Juga: Indonesia Makin Menguat dalam Percaturan Geopolitik

2. Rumania Memiliki Pangkalan Militer Terbesar di Eropa

Rumania, anggota NATO sejak 2004, telah memperluas Pangkalan Udara MK untuk menampung lebih banyak pasukan dan peralatan militer. Proyek ini dimaksudkan untuk menjadi pangkalan NATO terbesar di Eropa.

Pembangunan itu dikritik oleh Moskow, dengan Andrey Klimov, wakil ketua Komite Dewan Federasi untuk Urusan Luar Negeri, menyebutnya sebagai “ancaman bagi Bukares.” Menurut Klimov, semakin besar pangkalan militer "anti-Rusia" dan "semakin dekat dengan perbatasan Rusia, semakin besar kemungkinan pangkalan itu akan menjadi salah satu target pertama serangan balasan."

3. NATO Sudah Menyiapkan Skenario Serangan ke Wilayah Rusia

Ketika ditanya apakah pangkalan itu akan digunakan untuk melakukan "serangan besar ke Rusia," Georgescu menjawab, "Tepat sekali. Kata itu - ofensif - yang salah. Dan kami tidak dapat menerimanya," ungkapnya. "Karena ini bukan urusan kami. Ini bukan perang kami."

Georgescu, yang dikenal karena pandangannya yang sangat skeptis dan anti-NATO, muncul sebagai calon terdepan dalam pemilihan presiden Rumania pada bulan November, dengan perolehan 22,94% suara. Kenaikannya memicu spekulasi bahwa ia akan mendorong penarikan diri Rumania dari NATO atau setidaknya berupaya mengurangi kerja sama militer dengan NATO.

Mahkamah Konstitusi Rumania membatalkan pemilu menjelang pemungutan suara putaran kedua, dengan mengutip dokumen intelijen yang menuduh adanya “ketidakberesan” dalam kinerja Georgescu. Keputusan ini memicu serangkaian protes jalanan di Bukares.

Pada hari Jumat, ribuan demonstran berkumpul di luar pengadilan tinggi Rumania, menuntut transparansi dan menuduh pihak berwenang mengatur kudeta elektoral.

“Sembilan orang di dalam, mereka memutuskan, bukan 19 juta, apa yang harus mereka lakukan,” kata kandidat presiden itu kepada pembawa acara saat membahas pembatalan putaran kedua pemilu. “Kami meminta bantuan untuk lembaga-lembaga demokrasi, dan kami ingin melindungi hidup kami, keluarga kami, bangsa kami,” tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved