Militer Myanmar Bombardir Desa yang Dikuasai Pemberontak, 40 Orang Tewas
Jum'at, 10 Januari 2025 - 10:40 WIB
loading...
A
A
A
Motif pasti di balik serangan udara itu masih belum jelas, tetapi militer sering kali menargetkan kelompok etnis minoritas termasuk Arakan Army dalam tindakan keras yang sedang berlangsung menyusul kudeta 2021 yang menggulingkan pemerintahan terpilih pemegang Hadiah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi.
Arakan Army, bersama dengan kelompok-kelompok milisi pro-demokrasi, telah melawan pemerintahan junta militer, sering kali dalam operasi gabungan.
Negara bagian Rakhine, yang telah lama mengalami ketegangan etnis, juga merupakan lokasi tindakan keras militer tahun 2017 yang menyebabkan sekitar 740.000 Muslim Rohingya melarikan diri melintasi perbatasan ke Bangladesh.
Desa Kyauk Ni Maw yang dibombardir berjarak sekitar 210 mil di barat laut kota terbesar Myanmar, Yangon, dan direbut oleh Arakan Army pada Maret 2023.
Sejak itu, kelompok pemberontak tersebut telah memperoleh keuntungan teritorial yang signifikan, termasuk menguasai beberapa kota strategis di negara bagian Rakhine.
Hingga Januari 2024, Arakan Army menguasai sebagian besar dari 17 kota di wilayah tersebut, dengan hanya ibu kota, Sittwe, dan beberapa daerah di dekatnya yang masih berada di bawah kendali militer Myanmar.
Arakan Army, bersama dengan kelompok-kelompok milisi pro-demokrasi, telah melawan pemerintahan junta militer, sering kali dalam operasi gabungan.
Negara bagian Rakhine, yang telah lama mengalami ketegangan etnis, juga merupakan lokasi tindakan keras militer tahun 2017 yang menyebabkan sekitar 740.000 Muslim Rohingya melarikan diri melintasi perbatasan ke Bangladesh.
Desa Kyauk Ni Maw yang dibombardir berjarak sekitar 210 mil di barat laut kota terbesar Myanmar, Yangon, dan direbut oleh Arakan Army pada Maret 2023.
Sejak itu, kelompok pemberontak tersebut telah memperoleh keuntungan teritorial yang signifikan, termasuk menguasai beberapa kota strategis di negara bagian Rakhine.
Hingga Januari 2024, Arakan Army menguasai sebagian besar dari 17 kota di wilayah tersebut, dengan hanya ibu kota, Sittwe, dan beberapa daerah di dekatnya yang masih berada di bawah kendali militer Myanmar.
Lihat Juga :