Demi Mengakhiri Perang Saudara, Hamas Minta Otoritas Palestina Hentikan Serangan

Rabu, 08 Januari 2025 - 18:15 WIB
loading...
Demi Mengakhiri Perang...
Hamas meminta Otoritas Palestina menghentikan serangan ke warga sipil. Foto/X/@Syribelle
A A A
GAZA - Hamas mengatakan bahwa tindakan pasukan keamanan Otoritas Palestina untuk menembaki kendaraan perlawanan di Tulkarm utara.

Serangan pasukan Otoritas Palestina menandai eskalasi yang berbahaya dan sejalan dengan kebijakan Israel yang bertujuan untuk memberantas perlawanan dan melemahkan perjuangan Palestina. Konflik tersebut juga mengobarkan perang saudara di Palestina.

Melansir Middle East Monitor, Hamas meminta tokoh-tokoh yang bijaksana dalam Otoritas Palestina dan gerakan Fatah untuk campur tangan, mendesak mereka untuk menahan pasukan keamanan agar tidak menargetkan rakyat Palestina dan perlawanan mereka. Gerakan tersebut juga menyerukan agar warga Palestina bersatu di belakang perlawanan sebagai pilihan strategis.

Baca Juga: Penerbangan Internasional Pertama sejak Lengsernya Assad Mendarat di Suriah

Hamas menyoroti tindakan pasukan keamanan yang terus berlanjut di Tepi Barat yang diduduki, termasuk penargetan anggota perlawanan dan serangan kemarin terhadap kendaraan Palestina di kota Attil, utara Tulkarm, di mana tiga anggota perlawanan terluka, satu kritis.

Pernyataan tersebut selanjutnya menggambarkan perilaku ini sebagai pengkhianatan terhadap prinsip-prinsip dan tradisi nasional yang dijunjung tinggi oleh rakyat Palestina selama perjuangan mereka melawan pendudukan Israel.

Hamas juga menekankan perlunya mereformasi doktrin keamanan pasukan ini dan bersatu di belakang perlawanan sebagai satu-satunya jalan yang layak untuk mengakhiri pendudukan.

Dalam beberapa minggu terakhir pasukan keamanan Otoritas Palestina telah melancarkan kampanye melawan perlawanan di Tepi Barat yang diduduki, sementara para kritikus mengklaim bahwa pasukan tersebut melakukan pekerjaan pendudukan terhadap rakyatnya sendiri.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved