Ibu Kota Israel yang Dulu

Kamis, 09 Januari 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Status Yerusalem tetap menjadi salah satu titik kritis utama dalam upaya penyelesaian konflik Palestina-Israel.

Berdasarkan Rencana Pembagian PBB 1947 untuk membagi Palestina historis antara negara-negara Yahudi dan Arab, Yerusalem diberikan status khusus dan dimaksudkan untuk ditempatkan di bawah kedaulatan dan kendali internasional. Status khusus tersebut didasarkan pada pentingnya Yerusalem bagi tiga agama Abrahamik.

Dalam perang tahun 1948, setelah rekomendasi PBB untuk membagi Palestina, pasukan Zionis menguasai separuh bagian barat kota dan menyatakan wilayah itu sebagai bagian dari negaranya.

Selama perang tahun 1967, Israel merebut separuh bagian timur Yerusalem, yang saat itu berada di bawah kendali Yordania, dan mulai mencaploknya secara efektif dengan memperluas hukum Israel, sehingga menjadikannya langsung di bawah yurisdiksinya, yang merupakan pelanggaran hukum internasional.

Pada tahun 1980, Israel mengesahkan “Hukum Yerusalem”, yang menyatakan bahwa “Yerusalem, lengkap dan bersatu, adalah ibu kota Israel”, yang dengan demikian meresmikan pencaplokannya atas Yerusalem Timur.

Sebagai tanggapan, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 478 pada tahun 1980, yang menyatakan hukum tersebut "batal demi hukum". Aneksasi ilegal Israel atas Yerusalem Timur melanggar beberapa prinsip hukum internasional, yang menggarisbawahi bahwa kekuatan pendudukan tidak memiliki kedaulatan di wilayah yang didudukinya.

Komunitas internasional secara resmi menganggap Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan.

Selain itu, tidak ada negara di dunia yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, kecuali AS dan Rusia, yang terakhir mengumumkan pengakuannya atas Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel, dan Yerusalem Timur sebagai "ibu kota negara Palestina masa depan."

Sampai saat ini, kedutaan besar di Israel berpusat di ibu kota komersial, Tel Aviv, meskipun beberapa negara telah mendasarkan kantor konsulat mereka di Yerusalem.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Berita Terkini
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved