Profil Eli Cohen, Legenda Mossad yang Digantung di Depan Umum oleh Suriah
Senin, 06 Januari 2025 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
Informasi yang diperoleh oleh Cohen tentang lokasi-lokasi pertahanan dan posisi-posisi militer Suriah memungkinkan pasukan Israel untuk melakukan serangan yang tepat dan menghancurkan sebagian besar pertahanan Suriah dengan efisiensi yang luar biasa.
Pada awal 1965, identitas asli Eli Cohen terungkap setelah sebuah operasi besar, melibatkan mata-mata Israel lain yang telah ditangkap lebih dulu.
Cohen ditangkap oleh aparat keamanan Suriah setelah sebuah penyadapan komunikasi yang diduga dilakukan oleh pihak intelijen Suriah, dibantu Uni Soviet.
Penangkapannya merupakan hasil dari pengkhianatan yang berasal dari beberapa anggota jaringan mata-mata yang bekerja sama dengan Cohen.
Pihak Suriah segera menginterogasi Cohen.
Selama berbulan-bulan, Eli Cohen dipaksa untuk mengungkapkan informasi lebih lanjut melalui penyiksaan fisik dan mental yang kejam.
Meskipun Cohen berusaha untuk tetap kuat dan tidak menyerah pada penyiksaan, pada akhirnya dia ditemukan bersalah atas tuduhan spionase dan dijatuhi hukuman mati.
Pada 18 Mei 1965, Eli Cohen dieksekusi di Lapangan Marjeh, pusat kota Damaskus, dengan cara digantung.
Eksekusinya disaksikan oleh banyak orang dan menjadi simbol keteguhan hati Suriah dalam menanggapi spionase asing, khususnya dari Israel.
Setelah eksekusinya, Suriah memamerkan tubuh Cohen kepada publik sebagai peringatan kepada siapa pun yang berpikir untuk menyusup ke dalam negeri mereka. Sejak itu, jenazah Cohen dikuburkan di lokasi yang dirahasiakan di Suriah.
Pemerintah Suriah bahkan dilaporkan memindahkan kuburan Cohen hingga berkali-kali untuk menghindari deteksi Mossad. Rahasia lokasi jasad Cohen tetap terjaga di masa rezim Presiden Bashar al-Assad, juga hingga sekarang.
Cohen Ditangkap, Digantung di Depan Umum
Pada awal 1965, identitas asli Eli Cohen terungkap setelah sebuah operasi besar, melibatkan mata-mata Israel lain yang telah ditangkap lebih dulu.
Cohen ditangkap oleh aparat keamanan Suriah setelah sebuah penyadapan komunikasi yang diduga dilakukan oleh pihak intelijen Suriah, dibantu Uni Soviet.
Penangkapannya merupakan hasil dari pengkhianatan yang berasal dari beberapa anggota jaringan mata-mata yang bekerja sama dengan Cohen.
Pihak Suriah segera menginterogasi Cohen.
Selama berbulan-bulan, Eli Cohen dipaksa untuk mengungkapkan informasi lebih lanjut melalui penyiksaan fisik dan mental yang kejam.
Meskipun Cohen berusaha untuk tetap kuat dan tidak menyerah pada penyiksaan, pada akhirnya dia ditemukan bersalah atas tuduhan spionase dan dijatuhi hukuman mati.
Pada 18 Mei 1965, Eli Cohen dieksekusi di Lapangan Marjeh, pusat kota Damaskus, dengan cara digantung.
Eksekusinya disaksikan oleh banyak orang dan menjadi simbol keteguhan hati Suriah dalam menanggapi spionase asing, khususnya dari Israel.
Setelah eksekusinya, Suriah memamerkan tubuh Cohen kepada publik sebagai peringatan kepada siapa pun yang berpikir untuk menyusup ke dalam negeri mereka. Sejak itu, jenazah Cohen dikuburkan di lokasi yang dirahasiakan di Suriah.
Pemerintah Suriah bahkan dilaporkan memindahkan kuburan Cohen hingga berkali-kali untuk menghindari deteksi Mossad. Rahasia lokasi jasad Cohen tetap terjaga di masa rezim Presiden Bashar al-Assad, juga hingga sekarang.
(mas)
Lihat Juga :