Beijing Simulasikan Duel Sistem Pertahanan China vs Rudal Siluman AS di Laut China Selatan

Senin, 06 Januari 2025 - 09:38 WIB
loading...
A A A
Investasi China dalam teknologi radar mencakup sistem hemat biaya yang menggunakan sinyal dari sistem satelit navigasi BeiDou untuk mendeteksi pesawat siluman. Radar ini menggunakan algoritma unik untuk mengidentifikasi target tanpa memancarkan sinyal yang dapat dideteksi, sehingga meningkatkan kemampuan anti-siluman China.

Lebih jauh, Asia Times melaporkan bulan ini bahwa pengungkapan pesawat siluman baru oleh China, J-36 dan J-50, menandai lompatan signifikan dalam kemampuan penerbangan militernya.

J-36, yang dikembangkan oleh Chengdu Aircraft Corporation, memiliki desain sayap delta tanpa ekor untuk mengurangi tanda radar dan meningkatkan kemampuan siluman. Dilengkapi dengan tiga mesin, pesawat ini menekankan penerbangan berkecepatan tinggi dan operasi jarak jauh, sehingga cocok untuk misi superioritas udara dan serangan.

Desain J-36 mencakup ruang senjata besar yang mampu membawa muatan besar, yang menunjukkan perannya dalam pertempuran udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan.

Di sisi lain, J-50 buatan Shenyang Aircraft Corporation adalah pesawat tempur siluman bermesin ganda yang dirancang untuk keserbagunaan di lingkungan yang diperebutkan. Teknologi siluman dan avioniknya yang canggih menjadikannya lawan yang tangguh dalam peran superioritas udara dan serangan.

Lebih jauh, Asia Times menyebutkan pada Desember 2024 bahwa China dapat menggunakan senjata hipersonik dari udara, laut, dan darat untuk menyerang target AS. Rudal antikapal hipersonik YJ-21, yang ditembakkan dari kapal penjelajah Tipe 055, merupakan senjata yang tangguh terhadap kapal tempur permukaan AS seperti kapal penjelajah kelas Ticonderoga dan kapal perusak kelas Arleigh Burke.

Sementara simulasi serangan LRASM Amerika mengakibatkan hilangnya sebuah kapal perusak China, skenarionya mungkin mensimulasikan insiden satu kali yang tidak memperhitungkan kemungkinan perang gesekan di laut.

China adalah pembuat kapal terbesar di dunia, yang memproduksi tiga perempat dari pesanan pembuatan kapal global pada tahun 2024.

Berkat fusi militer-sipil, kapasitas pembuatan kapal China juga menghasilkan kekuatan angkatan laut. Kapasitas pembuatan kapal Tiongkok telah melampaui AS, dengan kapasitas pembuatan kapal Tiongkok 232 kali lebih besar daripada AS.

Lebih jauh, Laporan Kekuatan Militer China 2024 dari Departemen Pertahanan AS menyatakan bahwa Angkatan Laut PLA (PLA-N) secara jumlah merupakan Angkatan Laut terbesar di dunia, dengan 370 kapal dan 140 kapal tempur permukaan utama.

Kapasitas pembuatan kapal yang tangguh tersebut berarti bahwa China dapat dengan cepat membangun kapal perang baru dan memperbaiki kapal yang rusak, memastikan keunggulan jumlah yang mengalahkan keunggulan teknologi jangka pendek dan yang secara historis telah menjadi faktor penentu dalam peperangan Angkatan Laut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Cinta Laura Biayai Sekolah...
Cinta Laura Biayai Sekolah Asisten hingga Lulus SMA, Alasannya Bikin Haru
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Prancis vs Inggris:...
Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
Berita Terkini
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved