Inggris Bisa Hancur Lebur karena Tak Memiliki Pertahanan Rudal Balistik
Minggu, 05 Januari 2025 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Tuntutan tersebut dimuat dalam dokumen blok tersebut, 'The Capability Target 2025', yang telah dilihat oleh The Times.
Dokumen tersebut mengatakan pejabat pertahanan dan pakar militer yang tidak disebutkan namanya, yang diwawancarai untuk berita tersebut, menekankan "risiko yang semakin besar bagi Inggris dan aset militernya di luar negeri, karena Tiongkok, Rusia, dan Iran dengan cepat mengembangkan rudal balistik yang dapat melintasi benua dengan kecepatan berkali-kali lipat kecepatan suara."
Sumber militer senior mengatakan kepada The Times bahwa Inggris "dalam bahaya sekarang," tetapi dalam 15 tahun, rudal balistik "akan dapat menghantam Inggris dari mana saja di dunia."
Kelompok militan di negara-negara Timur Tengah seperti Libya berpotensi menargetkan London jika mereka mampu memperoleh rudal jarak jauh, demikian peringatan mereka.
Kapal perang Angkatan Laut Kerajaan, yang ikut serta dalam operasi pimpinan AS melawan Houthi di Yaman, terancam diserang rudal balistik yang lebih canggih yang diberikan kepada kelompok tersebut oleh sekutunya, kata sumber tersebut.
Dokumen tersebut mengatakan pejabat pertahanan dan pakar militer yang tidak disebutkan namanya, yang diwawancarai untuk berita tersebut, menekankan "risiko yang semakin besar bagi Inggris dan aset militernya di luar negeri, karena Tiongkok, Rusia, dan Iran dengan cepat mengembangkan rudal balistik yang dapat melintasi benua dengan kecepatan berkali-kali lipat kecepatan suara."
Sumber militer senior mengatakan kepada The Times bahwa Inggris "dalam bahaya sekarang," tetapi dalam 15 tahun, rudal balistik "akan dapat menghantam Inggris dari mana saja di dunia."
Kelompok militan di negara-negara Timur Tengah seperti Libya berpotensi menargetkan London jika mereka mampu memperoleh rudal jarak jauh, demikian peringatan mereka.
Kapal perang Angkatan Laut Kerajaan, yang ikut serta dalam operasi pimpinan AS melawan Houthi di Yaman, terancam diserang rudal balistik yang lebih canggih yang diberikan kepada kelompok tersebut oleh sekutunya, kata sumber tersebut.
Lihat Juga :