Houthi Yaman Siap Konfrontasi Langsung Lawan AS dan Israel

Sabtu, 04 Januari 2025 - 08:45 WIB
loading...
A A A
Pernyataan Al-Gharsi muncul di tengah peningkatan dramatis dalam jumlah serangan rudal Houthi yang menargetkan Israel dalam beberapa pekan terakhir, dengan peluncuran yang menimbulkan kekacauan di sebagian besar wilayah Israel di tengah kegagalan sistem pertahanan rudal berlapis-lapis yang canggih untuk mencegatnya sebelum mencapai wilayah udara Israel.

Pengerahan sistem THAAD AS di Israel untuk melindungi sekutunya pada bulan Oktober tampaknya tidak banyak berdampak.

Sistem itu bertujuan membantu mencegat rudal Houthi pekan lalu, tetapi gagal menangani proyektil yang ditembakkan hampir setiap hari pada hari-hari sebelumnya atau sesudahnya.

Wakil ketua Otoritas Media Houthi Nasruddin Amer mengejek kekurangan sistem pertahanan rudal AS yang dilaporkan pada hari Jumat, dengan mencuit, "Sistem THAAD Amerika paling canggih yang baru-baru ini dikerahkan di Palestina yang diduduki, telah jatuh ke dalam kategori pertahanan rudal yang gagal terhadap kecepatan rudal hipersonik Yaman."

Jutaan orang Israel terbangun di tengah malam dan terpaksa berlari mencari perlindungan pada Jumat pagi setelah rudal Houthi terbaru menembus wilayah udara Israel sebelum dicegat, dengan puing-puing menghujani permukiman Israel di Tepi Barat.

Layanan darurat nasional Israel mengatakan 12 orang terluka dalam perjalanan ke tempat penampungan, dengan sembilan orang lainnya dirawat karena "kecemasan akut" setelah insiden tersebut.

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree melaporkan kemudian pada hari itu bahwa rudal balistik hipersonik telah diluncurkan ke satu pembangkit listrik di Tel Aviv timur, mungkin sebagai tanggapan balasan atas serangan besar-besaran Israel terhadap infrastruktur Yaman pekan lalu.

“Dalam operasi terpisah, satu pesawat nirawak diluncurkan yang menargetkan lokasi militer,” ungkap Saree.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Siapa Pemasang Kiswah...
Siapa Pemasang Kiswah Kakbah Pertama? Ini Kisah Uniknya dari Negeri Yaman
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Berita Terkini
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved