Macron Ancam Terapkan Sanksi pada Para Pemimpin Lebanon
Rabu, 02 September 2020 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Para politisi Lebanon, selama beberapa puluh tahun menyaksikan korupsi skala industri. Mereka menghadapi tugas sulit dengan ekonomi yang hancur, ditambah dengan ledakan di Beirut pada 4 Agustus dan ketegangan sektarian yang meningkat.
Beberapa jam sebelum Macron tiba di Lebanon, perdana menteri baru Lebanon telah dipilih yakni Mustapha Adib. Penunjukan perdana menteri itu setelah mendapat tekanan dari Macron selama akhir pekan.
Macron menyatakan dia akan menggunakan kemampuannya untuk menekan pembentukan pemerintahan baru. Menurut dia, tanpa reformasi, dana yang dijanjikan dalam konferensi donor di Paris pada 2018 tidak akan diberikan. (Baca Juga: Raja Salman Arab Saudi Pecat Komandan Pasukan Gabungan karena Korupsi)
Macron mengunjungi Beirut segera setelah ledakan yang menewaskan lebih dari 190 orang dan melukai 6.000 orang. (Baca Infografis: Yunani Lawan Turki, Prancis Pasok 18 Jet Tempur Rafale)
Dia menyatakan komunitas internasional harus fokus pada kondisi darurat di Lebanon dalam enam pekan. Dia siap menggelar konferensi internasional pada pertengahan Oktober untuk membantu Lebanon. (Lihat Video: Digelar Secara Drive In, Mahasiswa Ini Nekat Datang Naik Becak Saat Wisuda)
Beberapa jam sebelum Macron tiba di Lebanon, perdana menteri baru Lebanon telah dipilih yakni Mustapha Adib. Penunjukan perdana menteri itu setelah mendapat tekanan dari Macron selama akhir pekan.
Macron menyatakan dia akan menggunakan kemampuannya untuk menekan pembentukan pemerintahan baru. Menurut dia, tanpa reformasi, dana yang dijanjikan dalam konferensi donor di Paris pada 2018 tidak akan diberikan. (Baca Juga: Raja Salman Arab Saudi Pecat Komandan Pasukan Gabungan karena Korupsi)
Macron mengunjungi Beirut segera setelah ledakan yang menewaskan lebih dari 190 orang dan melukai 6.000 orang. (Baca Infografis: Yunani Lawan Turki, Prancis Pasok 18 Jet Tempur Rafale)
Dia menyatakan komunitas internasional harus fokus pada kondisi darurat di Lebanon dalam enam pekan. Dia siap menggelar konferensi internasional pada pertengahan Oktober untuk membantu Lebanon. (Lihat Video: Digelar Secara Drive In, Mahasiswa Ini Nekat Datang Naik Becak Saat Wisuda)
(sya)
Lihat Juga :