Agama Warga Negara Jerman dan Persentasenya

Senin, 30 Desember 2024 - 03:55 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Tentara Pemerintahan Transisi Suriah Buru Loyalis Bashar Al Assad

3. Ketegangan dengan Gereja Ortodoks Rusia

Setelah Rusia memulai perang besar-besaran melawan Ukraina pada Februari 2022, puluhan ribu umat Kristen Ortodoks Ukraina melarikan diri ke Jerman. Namun, seorang pemimpin gereja menolak memperkirakan jumlahnya untuk DW.

Arah politik Rusia — yang didukung penuh oleh Gereja Ortodoks Rusia dan Patriarknya di Moskow — juga berdampak pada Jerman. Pada tahun 2018, tiga uskup Ortodoks Rusia di negara ini keluar dari OBDK. Hal ini dilakukan sebagai tanggapan atas upaya Patriarkat Konstantinopel untuk mendirikan gereja regional di Ukraina, yang dimaksudkan untuk menjadi gereja independen dari Moskow.

Di beberapa gereja Ortodoks, ada upaya yang jelas untuk berintegrasi: khotbah disampaikan dalam bahasa Jerman, doa diucapkan dalam bahasa tradisional, dan lagu-lagu dinyanyikan secara bergantian di antara keduanya.

4. Banjir Umat Kristen dari Suriah dan Irak

Gereja yang telah tumbuh pesat sejak kedatangan banyak pengungsi adalah Gereja Ortodoks Suriah Antiokhia. Diperkirakan memiliki 100.000 anggota di Jerman.

Di Bietigheim-Bissingen, dekat Stuttgart di Jerman barat daya, jemaatnya dimulai dengan anggota yang merupakan "pekerja tamu," lebih dari 50 tahun yang lalu. Pada tahun 2019, Gereja Ortodoks Suriah di Antiokhia akhirnya meresmikan gerejanya sendiri.

Salah satu anggotanya adalah Linda Güven, seorang guru berusia 35 tahun yang keluarganya telah lama tinggal di wilayah tersebut. "Gereja kami berkembang di negara ini. Jumlah jemaat kami bertambah karena perang di Suriah dan Irak," katanya kepada kami. Umat Kristen dari gereja lain juga terkadang bergabung dengan mereka.

"Kami merasa diterima. Komunitas Katolik dan Protestan membantu kami dengan banyak pertanyaan," jelasnya. Güven tidak lagi memandang gerejanya sebagai gereja imigran. Güven adalah guru agama pertama yang disetujui negara untuk anak-anak Ortodoks Suriah di Jerman — kredensial yang telah dimilikinya sejak pertengahan tahun 2023.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Iran pada Jerman: Perang...
Iran pada Jerman: Perang AS-Israel Langgar Piagam PBB
Cerita Bunda Corla Kehilangan...
Cerita Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman, Ketahuan Liburan saat Cuti Sakit
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Pendiri SoftBank Masayoshi...
Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun
Rekomendasi
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved