Afghanistan Serang Pakistan, Perang Sesama Negara Muslim Bisa Terus Berlanjut
Minggu, 29 Desember 2024 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Selama beberapa dekade, Afghanistan menolak perbatasan, yang dikenal sebagai Garis Durand, yang ditarik oleh otoritas kolonial Inggris pada abad ke-19 melalui sabuk suku yang bergunung-gunung dan sering kali tidak memiliki hukum antara wilayah yang sekarang disebut Afghanistan dan Pakistan.
Tidak ada rincian korban atau area spesifik yang menjadi sasaran yang diberikan. Sayap hubungan masyarakat militer Pakistan dan juru bicara Kementerian Luar Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Sementara itu, sumber keamanan mengatakan kepada kantor berita AFP pada hari Sabtu bahwa sedikitnya satu tentara paramiliter Pakistan tewas dan tujuh lainnya terluka dalam baku tembak lintas perbatasan dengan pasukan Afghanistan.
Bentrokan sporadis, termasuk dengan persenjataan berat, meletus semalam antara pasukan perbatasan di perbatasan antara provinsi Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan dan provinsi Khost di Afghanistan, kata pejabat dari kedua negara.
Melansir Al Jazeera, insiden itu terjadi setelah otoritas Taliban Afghanistan menuduh Pakistan membunuh 46 orang, terutama wanita dan anak-anak, dalam serangan udara di dekat perbatasan minggu ini.
Tidak ada rincian korban atau area spesifik yang menjadi sasaran yang diberikan. Sayap hubungan masyarakat militer Pakistan dan juru bicara Kementerian Luar Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Sementara itu, sumber keamanan mengatakan kepada kantor berita AFP pada hari Sabtu bahwa sedikitnya satu tentara paramiliter Pakistan tewas dan tujuh lainnya terluka dalam baku tembak lintas perbatasan dengan pasukan Afghanistan.
Bentrokan sporadis, termasuk dengan persenjataan berat, meletus semalam antara pasukan perbatasan di perbatasan antara provinsi Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan dan provinsi Khost di Afghanistan, kata pejabat dari kedua negara.
Melansir Al Jazeera, insiden itu terjadi setelah otoritas Taliban Afghanistan menuduh Pakistan membunuh 46 orang, terutama wanita dan anak-anak, dalam serangan udara di dekat perbatasan minggu ini.
Lihat Juga :