Jerman Ternyata Tak Berdaya Hadapi Rudal Oreshnik Milik Rusia

Sabtu, 28 Desember 2024 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Namun, tabloid tersebut mencatat bahwa sistem pertahanan udara Arrow buatan Israel, yang dipesan Berlin tahun lalu, dapat membantu menutup kesenjangan yang seharusnya terjadi.

Pada hari Kamis, Presiden Putin mengatakan bahwa meskipun Rusia "belum memiliki banyak sistem Oreshnik" dan "tidak terburu-buru untuk menggunakannya," Moskow "tidak menutup kemungkinan untuk menggunakannya hari ini atau besok, jika diperlukan." Kepala negara tersebut menambahkan bahwa rudal hipersonik tersebut telah memasuki produksi serial, dan mengonfirmasi bahwa sejumlah unit akan dikerahkan ke sekutu dekat Rusia, Belarus.

Sebelumnya pada hari itu, Presiden Alexander Lukashenko mengatakan kepada wartawan: "Saya kira jumlahnya akan menjadi sepuluh untuk saat ini, dan kemudian kita lihat saja nanti."

Dalam konferensi pers akhir tahunnya Kamis lalu, Putin menantang Barat untuk melakukan "duel teknologi tinggi," yang melibatkan Rusia yang menyerang target yang telah ditentukan di Kiev dengan rudal Oreshnik dan pertahanan udara Barat yang dikerahkan ke Ukraina yang berusaha menembak jatuh proyektil canggih tersebut.

Awal bulan ini, kepala negara Rusia menjelaskan bahwa pengembangan Oreshnik dilakukan sebagai respons terhadap keputusan AS untuk menempatkan rudal jarak menengahnya di Eropa Barat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved