Presiden Mesir Sisi Takut Digulingkan Rakyatnya Seperti Assad di Suriah

Kamis, 26 Desember 2024 - 22:01 WIB
loading...
A A A
Dalam apa yang tampak seperti kampanye daring yang terorganisasi, komentar Sisi telah disebarluaskan secara luas, disertai dengan peringatan yang tidak menyenangkan tentang konspirasi untuk mengacaukan Mesir dan melemahkan militernya, yang menggambarkan persamaan dengan situasi di Suriah.

Lebih Baik daripada Suriah dan Irak


Sejak mengambil alih kekuasaan pada Juni 2014, Sisi telah berfokus pada pencegahan kerusuhan sipil yang mirip dengan revolusi Januari 2011.

Di tengah kemerosotan ekonomi dan meningkatnya kesulitan bagi banyak warga Mesir, Sisi telah memilih strategi yang bergantung pada rasa takut, khususnya, rasa takut akan nasib Suriah, untuk mencegah perbedaan pendapat.

Melalui langkah-langkah keamanan yang ketat, dia telah menekan protes, mengkriminalisasi demonstrasi, dan membuka lebih dari 23 penjara baru.

Retorika rezim tersebut terus-menerus memperingatkan warga Mesir agar tidak melakukan protes, sering kali mengacu pada dampak yang menghancurkan dari perang saudara Suriah, termasuk kerusakan dan pengungsian yang meluas.

"Lebih baik daripada Suriah dan Irak" telah menjadi salah satu frasa yang sering digunakan Sisi.

Media yang dikendalikan negara bertindak sebagai alat propaganda, sering kali memicu permusuhan terhadap perbedaan pendapat.

Media, yang diawasi United Media Services, yang terkait dengan Dinas Intelijen Umum Mesir, memulai kampanye ketakutan, menyampaikan pesan bahwa Mesir berbeda dari Suriah.

Pendekatan yang sama digunakan otoritas Mesir selama hari-hari awal Musim Semi Arab.

Misalnya, pada 15 Januari 2011, setelah Presiden Tunisia Zine el Abidine Ben Ali lengser, media Mesir yang mendukung Presiden Hosni Mubarak saat itu, mengulang kalimat "Mesir bukan Tunisia" dalam upaya mencegah protes yang akhirnya mengakibatkan jatuhnya Mubarak.

Demikian pula, media yang berpihak pada Sisi bereaksi terhadap jatuhnya Assad dengan kegelisahan yang nyata.

Tokoh media terkemuka Amr Adeeb, yang baru-baru ini diberi kewarganegaraan Arab Saudi, memperingatkan agar Sisi tidak menghadapi nasib seperti Assad, dan mendesak agar hanya mengandalkan tentara dan polisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved