Mengapa Presiden Sementara Korea Selatan Akan Dimakzulkan Kubu Oposisi setelah 2 Pekan Berkuasa?

Kamis, 26 Desember 2024 - 16:45 WIB
loading...
A A A
Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa di Han mengatakan ancaman oposisi telah mengganggu "pelaksanaan wewenang yang sah" Han, sementara seorang pejabat senior di kantor perdana menteri mengkritik ancaman tersebut sebagai "sangat disesalkan".

Han menjabat sebagai presiden sementara setelah Yoon digulingkan dari jabatannya awal bulan ini. Jika anggota parlemen memilih agar Han dimakzulkan, menteri keuangan Choi Sang-mok akan menjadi orang berikutnya.

Perkembangan terbaru dalam kekacauan politik negara ini muncul saat Mahkamah Konstitusi Seoul sedang mempertimbangkan apakah Yoon harus dilarang menjabat secara permanen.

Pengadilan diharapkan mengadakan sidang publik pertamanya akhir minggu ini.

Tidak jelas apakah Yoon sendiri akan bersaksi selama sidang, tetapi para pengunjuk rasa telah berjanji untuk terus menyerukan pemecatan Yoon selama proses pengadilan.

Yoon juga sedang diselidiki atas tuduhan pemberontakan atas upayanya yang gagal untuk memberlakukan darurat militer di negara tersebut.

Ia menolak untuk menerima beberapa panggilan yang diberikan kepadanya, dan penyidik telah memperingatkan bahwa mereka mungkin akan mengeluarkan surat perintah penangkapan jika ia tetap tidak responsif.

Beberapa pejabat senior - termasuk mantan menteri pertahanan Kim Yong-hyun, mantan menteri dalam negeri Lee Sang-min dan kepala angkatan darat Park An-su - juga sedang diselidiki.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved