Mobil Tabrak Para Pengunjung Pasar Natal Jerman, 2 Orang Tewas

Sabtu, 21 Desember 2024 - 09:29 WIB
loading...
Mobil Tabrak Para Pengunjung...
Deretan ambulance berada di lokasi pengendara mobil tabrak para pengunjung pasar Natal yang ramai di Magdeburg, Jerman, pada Jumat malam (20/12/2024). Foto/RT
A A A
BERLIN - Satu mobil BMW berwarna gelap menabrak para pengunjung pasar Natal yang ramai di Magdeburg, Jerman, pada Jumat malam (20/12/2024).

Insiden itu menewaskan dua orang dan melukai hingga 70 orang, menurut pihak berwenang.

Pengemudi, yang diidentifikasi sebagai seorang dokter dari Arab Saudi, ditangkap di tempat kejadian.



Perdana Menteri Saxony-Anhalt, Reiner Haseloff, mengonfirmasi seorang anak kecil termasuk di antara dua korban tewas.

Awalnya, BILD melaporkan sumbernya mengindikasikan hingga 11 orang kemungkinan tewas, tetapi kemudian mencatat informasi tentang jumlah korban tewas saling bertentangan.

“Tersangka adalah seorang dokter Saudi berusia 50 tahun yang datang ke Jerman pada tahun 2006 dan memegang izin tinggal tetap,” ungkap Menteri Dalam Negeri Saxony-Anhalt, Tamara Zieschang, pada konferensi pers. Pelaku mengendarai mobil sewaan, menurut Haseloff.

Investigasi terhadap motif pengemudi masih berlangsung, dengan media lokal melaporkan pihak berwenang memperlakukan insiden itu sebagai dugaan serangan teror.

Polisi sedang menyelidiki apakah dia bertindak sendiri. Serangan itu terjadi pada pukul 19.04 waktu setempat, ketika kendaraan itu dilaporkan melaju kencang sejauh 400 meter melalui pasar perayaan Natal di dekat balai kota bersejarah kota itu, membuat para pembeli yang panik berlarian ke segala arah.

Para saksi mata menggambarkan mobil itu melaju langsung ke kerumunan sementara teriakan ketakutan menggema di jalan.

Paramedis bergegas ke tempat kejadian, mendirikan tenda-tenda darurat untuk merawat yang terluka.

Gelombang pertama pasien, 10 hingga 20 orang, diangkut ke Rumah Sakit Universitas Magdeburg, yang menyiapkan tempat tidur perawatan intensif tambahan.

Satu video grafis yang belum dikonfirmasi beredar di media sosial menunjukkan mobil itu menabrak pasar yang ramai.

Yang lain menunjukkan orang-orang tergeletak di tanah dan banyak polisi di daerah itu. Keaslian video ini juga belum dikonfirmasi.

"Ini adalah peristiwa yang mengerikan, terutama sekarang menjelang Natal," ujar Haseloff, yang pergi ke Magdeburg untuk menilai situasi.

"Gambar-gambarnya mengerikan," papar juru bicara pemerintah kota Michael Reif.

Kanselir Jerman Olaf Scholz menyampaikan belasungkawa di media sosial, “Laporan dari Magdeburg menunjukkan hal-hal buruk. Pikiran saya bersama para korban dan keluarga mereka. Kami berdiri di sisi mereka dan warga Magdeburg.”

Para pemimpin politik di seluruh negeri menyuarakan keterkejutan mereka. Pemimpin CDU Friedrich Merz menulis, “Ini adalah berita yang sangat menghancurkan dari Magdeburg. Pikiran saya bersama para korban dan keluarga mereka. Saya berterima kasih kepada layanan darurat yang merawat yang terluka.”

Pemimpin AfD Alice Weidel menambahkan, “Foto-foto dari Magdeburg mengejutkan! Pikiran saya bersama para korban dan yang terluka. Kapan kegilaan ini akan berakhir?”

Pihak berwenang telah menutup pasar Natal dan menghimbau masyarakat menghindari area tersebut.

“Tolong biarkan layanan darurat melakukan pekerjaan mereka dan meninggalkan pasar dengan tertib,” ungkap penyelenggara memperingatkan di Instagram.

Terletak di sebelah barat Berlin, Magdeburg adalah ibu kota negara bagian Saxony-Anhalt, dengan populasi sekitar 240.000 jiwa.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Druze Suriah Kutuk Invasi Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
30 Orang Tewas Akibat...
30 Orang Tewas Akibat Bentrok Antaretnis yang Pecah di India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved