Prancis Bakal Pasok 18 Jet Tempur Rafale ke Yunani untuk Lawan Turki
Selasa, 01 September 2020 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Ketegangan antara Ankara dan Athena telah melonjak selama beberapa hari terakhir setelah Yunani mempersoalkan eksplorasi energi Turki di Mediterania Timur. Ankara berdalih memiliki hak eksplorasi di perairan tersebut yang didasarkan pada pulau-pulau kecil di dekat pantai Turki.
Turki , negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania, telah mengirimkan kapal bor untuk mengeksplorasi cadangan minyak dan gas di landas kontinennya. Ankara menyatakan Turki dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC) memiliki hak di wilayah tersebut.
Baru-baru ini, Uni Emirat Arab (UEA) bergabung dengan daftar negara yang mendukung Yunani, di mana negara Arab itu mengirimkan empat jet tempur F-16 untuk ikut serta dalam latihan bersama dengan Angkatan Udara Hellenic. Menurut laporan tersebut, jet-jet F-16 akan ditempatkan di pangkalan udara Teluk Souda dan akan melakukan latihan militer bersama dengan angkatan bersenjata Yunani di Mediterania timur.
Setelah langkah tersebut, pejabat Turki segera membalas dengan mengeluarkan peringatan bahwa mereka akan menembak jatuh pesawat tempur Emirat jika mendekati atau melakukan pelanggaran wilayah udaranya. "Kami tidak akan ragu untuk menembak jatuh setiap pesawat UEA jika mendekati perairan Turki atau area kerja Oruç Reis dekat Pulau Kreta di Mediterania timur," kata sumber pertahanan Turki kepada Al-Quds Al-Araby. (Baca: Hebat! Pesawat Tempur F-16 TNI AU Bisa Tembak 4 Target Sekaligus Tanpa Melihat )
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan bahwa negaranya tidak mencari masalah dengan Yunani, dan dialog itu bisa menjadi satu-satunya solusi. “Jika kita bertindak dengan akal sehat dan nalar, kita dapat menemukan solusi yang sama-sama menguntungkan yang memenuhi kepentingan semua orang,” katanya.
Turki , negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania, telah mengirimkan kapal bor untuk mengeksplorasi cadangan minyak dan gas di landas kontinennya. Ankara menyatakan Turki dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC) memiliki hak di wilayah tersebut.
Baru-baru ini, Uni Emirat Arab (UEA) bergabung dengan daftar negara yang mendukung Yunani, di mana negara Arab itu mengirimkan empat jet tempur F-16 untuk ikut serta dalam latihan bersama dengan Angkatan Udara Hellenic. Menurut laporan tersebut, jet-jet F-16 akan ditempatkan di pangkalan udara Teluk Souda dan akan melakukan latihan militer bersama dengan angkatan bersenjata Yunani di Mediterania timur.
Setelah langkah tersebut, pejabat Turki segera membalas dengan mengeluarkan peringatan bahwa mereka akan menembak jatuh pesawat tempur Emirat jika mendekati atau melakukan pelanggaran wilayah udaranya. "Kami tidak akan ragu untuk menembak jatuh setiap pesawat UEA jika mendekati perairan Turki atau area kerja Oruç Reis dekat Pulau Kreta di Mediterania timur," kata sumber pertahanan Turki kepada Al-Quds Al-Araby. (Baca: Hebat! Pesawat Tempur F-16 TNI AU Bisa Tembak 4 Target Sekaligus Tanpa Melihat )
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan bahwa negaranya tidak mencari masalah dengan Yunani, dan dialog itu bisa menjadi satu-satunya solusi. “Jika kita bertindak dengan akal sehat dan nalar, kita dapat menemukan solusi yang sama-sama menguntungkan yang memenuhi kepentingan semua orang,” katanya.
(min)
Lihat Juga :