Israel Ingin Gandakan Populasi Yahudi di Dataran Tinggi Golan usai Mencaploknya dari Suriah

Senin, 16 Desember 2024 - 07:39 WIB
loading...
Israel Ingin Gandakan...
PM Benjamin Netanyahu ingin Israel gandakan populasi Yahudi-nya di Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang dicaplok Zionis. Foto/Marc Israel Sellem/Jerusalem Post
A A A
TEL AVIV - Pemerintah Israel memutuskan akan menggandakan populasi Yahudi-nya di Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang diduduki secara ilegal.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berdalih penggandaan populasi di wilayah itu diperlukan karena ancaman dari Suriah.

Padahal, para pemimpin oposisi Suriah yang menggulingkan rezim Bashar al-Assad seminggu yang lalu telah menggemakan nada moderat.

Baca Juga: Aneh, Mengapa Pemberontak Anti-Rezim Assad Diam Saja saat Israel Menginvasi Suriah

“Memperkuat Golan berarti memperkuat Negara Israel, dan hal itu sangat penting saat ini. Kami akan terus mempertahankannya, membuatnya berkembang, dan menetap di sana,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Reuters, Senin (16/12/2024).

Israel merebut sebagian besar dataran tinggi strategis itu dari Suriah dalam Perang Enam Hari 1967, dan mencaplok atau menganeksasinya pada tahun 1981.

Pada tahun 2019, Presiden Amerika Serikat (AS) saat itu; Donald Trump, menyatakan dukungan AS terhadap kedaulatan Israel atas Golan. Namun pencaplokan wilayah tersebut belum diakui oleh sebagian besar negara.

Suriah menuntut pasukan Israel mundur tetapi pihak Zionis menolak, dengan alasan masalah keamanan. Berbagai upaya perdamaian juga telah gagal.

Netanyahu mengatakan bahwa dia berbicara dengan Trump pada hari Sabtu tentang perkembangan keamanan di Suriah.

“Kami tidak tertarik pada konflik dengan Suriah,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

"Tindakan Israel di Suriah dimaksudkan untuk menggagalkan potensi ancaman dari Suriah dan untuk mencegah pengambilalihan elemen teroris di dekat perbatasan kami,” katanya lagi.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perkembangan terakhir di Suriah meningkatkan ancaman terhadap Israel."Meskipun para pemimpin pemberontak mengeklaim citranya moderat," katanya.

Kantor Netanyahu mengatakan pemerintah dengan suara bulat menyetujui rencana senilai lebih dari 40 juta shekel (USD11 juta) untuk mendorong pertumbuhan demografi di Golan.

Disebutkan kantor tersebut bahwa Netanyahu mengajukan rencana itu kepada pemerintah mengingat perang dan garis depan baru yang dihadapi Suriah, dan karena keinginan untuk menggandakan populasi Golan.

Sekitar 31.000 warga Israel telah menetap di sana, kata analis Avraham Levine dari Alma Research and Education Center yang mengkhususkan diri dalam tantangan keamanan Israel di perbatasan utaranya.

Banyak dari mereka yang bekerja di bidang pertanian, termasuk kebun anggur, dan pariwisata.

Golan adalah rumah bagi 24.000 Druze, minoritas Arab yang mempraktikkan cabang Islam, kata Levine. Sebagian besar mengidentifikasi diri sebagai warga Suriah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved