Trump Bela Remaja Bersenapan Penembak Mati 2 Orang dalam Protes Kenosha

Selasa, 01 September 2020 - 10:36 WIB
loading...
A A A
Presiden AS dari Partai Republik—yang telah menjadikan hukum dan ketertiban sebagai tema utama kampanye pemilu untuk dua periode jabatannya—tersebut menolak untuk mengutuk tindakan kekerasan oleh pendukungnya dan mencela apa yang dia sebut kerusuhan dan anarki yang dilakukan oleh pengunjuk rasa "sayap kiri". (Baca: Polisi AS Tembak Pria Kulit Hitam 7 Kali, Kerusuhan Pecah di Kenosha )

Mantan Wakil Presiden yang jadi calon presiden dari Partai Demokrat; Joe Biden, menuduh presiden Trump memicu kekerasan dengan retorikanya, sambil bersikeras agar perusuh dan penjarah dituntut.

"Malam ini, presiden menolak untuk menegur kekerasan. Dia bahkan tidak akan menyangkal salah satu pendukungnya yang dituduh melakukan pembunuhan karena serangannya terhadap orang lain. Dia terlalu lemah, terlalu takut dengan kebencian yang telah dia bangkitkan untuk diakhirinya itu," kata Biden dalam sebuah pernyataan.

Trump menyatakan kekerasan akan meningkat jika Biden menang dan menuduh mantan wakil presiden itu menyerah kepada massa sayap kiri. "Di Amerika, kami tidak akan pernah menyerah pada kekuasaan massa, karena jika massa berkuasa, demokrasi memang mati," kata Trump.

Penembakan polisi terhadap Jacob Blake di depan tiga anaknya di Kenosha, kota berpenduduk sekitar 100.000 orang di Danau Michigan, telah memicu gelombang baru protes nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Trump Tak Khianati Ukraina...
Trump Tak Khianati Ukraina dalam Perang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved