Disanksi Barat dan Hadapi Perang Ukraina, Presiden Putin Memiliki 4 Rahasia untuk Tahan Banting

Minggu, 15 Desember 2024 - 04:40 WIB
loading...
Disanksi Barat dan Hadapi...
Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki empat rahasia untuk tahan banting menghadapi sanksi Barat dan perang Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin membahas tantangan yang sedang berlangsung yang ditimbulkan oleh sanksi internasional dan tekanan eksternal dalam sesi pleno partai Rusia Bersatu yang berkuasa. .

Disanksi Barat dan Hadapi Perang Ukraina, Presiden Putin Memiliki 4 Rahasia untuk Tahan Banting

1. Memiliki Program Jangka Panjang

“Rusia sedang berkembang, ekonominya sedang tumbuh. Dan ini terjadi di tengah sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya, campur tangan yang blak-blakan, dan tekanan dari elite penguasa negara-negara tertentu,” kata Putin, dilansir RT. Ia menekankan bahwa “tidak ada pemerasan atau upaya dari luar untuk menghalangi kita yang akan membuahkan hasil.”

Kongres Rusia Bersatu akan mengubah program dan piagam partai, serta merotasi Dewan Tinggi dan Dewan Umumnya.

Rusia akan mencapai semua tujuan jangka pendek dan jangka panjangnya, Putin menambahkan.

2. Aktif dalam Perdagangan Internasional

Terlepas dari upaya Barat, Rusia tetap sangat aktif dalam perdagangan internasional. Beberapa negara di UE terus membeli energi yang bersumber dari Rusia, secara terbuka menentang seruan Brussels untuk melakukan divestasi, sementara yang lain melakukannya melalui perantara, menurut para peneliti yang memantau pasokan.

Baca Juga: Mantan Pemain Manchester City Mikhail KavelashviliTerpilih Sebagai Presiden Georgia

3. Melawan 22.000 Sanksi

Bulan lalu, Bloomberg memperingatkan bahwa putaran terbaru sanksi AS, yang menargetkan Gazprombank Rusia, mengancam akan menyebabkan krisis energi di Eropa Barat.

Washington dan sekutunya telah memberlakukan rekor 22.000 sanksi terhadap Moskow sejak 2014, ketika kudeta yang didukung Barat di Kiev mendorong Krimea untuk bergabung kembali dengan Rusia dan menyebabkan konflik antara Ukraina dan republik Donbass. Jumlah tindakan melonjak setelah peluncuran operasi militer khusus pada Februari 2022.

4. Menciptakan Bumerang bagi Musuh

Moskow telah lama mengecam sanksi Barat sebagai tindakan ilegal. Ia mencatat lebih dari satu kali bahwa hal ini gagal mencapai tujuan akhir mereka untuk mengacaukan ekonomi Rusia dan mengisolasi negara tersebut dari sistem keuangan global. Sebaliknya, hal ini menjadi bumerang bagi negara-negara yang memaksakannya.

Moskow memandang konflik Ukraina sebagai perang proksi untuk membendung Rusia. Selama bertahun-tahun, Moskow menyuarakan kekhawatiran tentang ekspansi NATO yang tidak terkendali ke arah perbatasannya, sementara menganggap blok yang dipimpin AS tersebut sebagai ancaman eksistensial.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Rudal Iran Hantam Kota...
Rudal Iran Hantam Kota Tiberias Israel, Picu Kerusakan
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved