Apa yang Dilakukan Bashar Al Assad dan Keluarganya di Rusia?

Sabtu, 14 Desember 2024 - 20:34 WIB
loading...
Apa yang Dilakukan Bashar...
Bashar Al Assad hidup mewah di Rusia setelah digulingkan pembeorntak. Foto/X/@NicolasMaduro
A A A
DAMASKUS - Ketika Bashar Al Assad digulingkan pada hari Minggu, hal itu mengubah halaman tidak hanya pada masa jabatannya sebagai presiden selama 24 tahun tetapi juga pada lebih dari 50 tahun keluarganya memerintah Suriah.

Sebelum Assad menjabat pada tahun 2000, mendiang ayahnya Hafez menjadi presiden selama tiga dekade.

Kini, dengan pemberontak yang dipimpin oleh kelompok militan Islam Hayat Tahrir-al Sham (HTS) membentuk pemerintahan transisi, masa depan presiden yang digulingkan, istrinya, dan ketiga anak mereka tidak pasti.

Mereka kini berada di Rusia, tempat mereka telah ditawari suaka, tetapi apa yang akan terjadi pada mereka?

Apa yang Dilakukan Bashar Al Assad dan Keluarganya di Rusia?

1. Rusia Adalah Pelindung Assad dan Keluarganya

Rusia merupakan sekutu setia Assad selama perang saudara Suriah dan memiliki dua pangkalan militer utama di negara Timur Tengah tersebut.

Pada tahun 2015, Rusia meluncurkan kampanye udara untuk mendukung Assad yang membalikkan keadaan perang demi kepentingan pemerintah.

Sebuah kelompok pemantau yang berbasis di Inggris melaporkan bahwa lebih dari 21.000 orang, termasuk 8.700 warga sipil, tewas dalam operasi militer Rusia selama sembilan tahun berikutnya.

Namun, karena teralihkan oleh perangnya di Ukraina, Rusia tidak mau atau tidak mampu membantu pemerintah Assad menghentikan serangan kilat pemberontak setelah dimulai pada akhir November.

Beberapa jam setelah pasukan pemberontak menguasai Damaskus, media pemerintah Rusia melaporkan bahwa Assad dan keluarganya telah tiba di Moskow dan mereka akan diberikan suaka atas dasar "kemanusiaan".

Namun, ketika juru bicara Kremlin Dmitry Peskov ditanya tentang keberadaan Assad dan klaim suaka oleh wartawan pada hari Senin, ia berkata: "Saya tidak punya apa pun untuk diberitahukan kepada Anda... saat ini. Tentu saja, keputusan seperti itu [tentang pemberian suaka] tidak dapat dibuat tanpa kepala negara. Itu adalah keputusannya."

2. Assad Memiliki 18 Apartemen Mewah

Hubungan keluarga Assad dengan Rusia, khususnya Moskow, terdokumentasi dengan baik.

Investigasi tahun 2019 oleh Financial Times menemukan bahwa keluarga besar Assad telah membeli sedikitnya 18 apartemen mewah di ibu kota Rusia, dalam upaya untuk mencegah masuknya puluhan juta dolar ke Suriah selama perang saudara.

Sementara itu, putra tertua Assad, Hafez, adalah mahasiswa PhD di kota itu - dengan surat kabar lokal melaporkan minggu lalu tentang disertasi doktoral pria berusia 22 tahun itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 23 Selasa: Erika Sengaja Datang ke Klinik Bukan untuk Berobat
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Berita Terkini
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved