Rusia Serang Ukraina dengan 93 Rudal dan 200 Drone, Kyiv Minta 20 Sistem Misil Barat

Sabtu, 14 Desember 2024 - 06:38 WIB
loading...
A A A
Perusahaan energi swasta terbesar Ukraina, DTEK, melaporkan bahwa serangan itu telah merusak serius pembangkit listrik termalnya, yang memperdalam kekhawatiran tentang stabilitas energi negara itu saat musim dingin tiba.

Menteri Energi Herman Halushchenko mengatakan para pekerja melakukan segala yang mungkin untuk mengurangi kerusakan. Namun, dia memperingatkan bahwa penilaian penuh atas kerusakan tersebut hanya akan mungkin dilakukan setelah kondisi keamanan memungkinkan penyelidikan lebih lanjut.

Serangan baru-baru ini mencerminkan serangan serupa, termasuk pengeboman skala besar pada 28 November, yang melibatkan hampir 200 rudal dan pesawat nirawak dan menyebabkan lebih dari satu juta rumah tangga tanpa listrik.

Merespons serangan dahsyat Rusia, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha meminta setidaknya 20 sistem pertahanan rudal Barat baru untuk melindungi negara tersebut.

“Serangan rudal besar-besaran Rusia terhadap Ukraina ini, terutama menargetkan sistem energi. Rusia bertujuan untuk merampas energi kita. Sebaliknya, kita harus merampas sarana terornya. Saya tegaskan kembali seruan saya untuk pengiriman segera 20 sistem pertahanan udara NASAMS, HAWK, atau IRIS-T,” tulis menteri tersebut.

Semua sistem yang tercantum oleh Sybiha menembakkan rudal antipesawat jarak pendek hingga menengah. Persenjataan tersebut telah dipasok ke Kyiv oleh para pendukung Baratnya dan telah terlihat digunakan secara aktif selama konflik tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved