Ketegangan Memanas, 34 Pesawat dan 16 Kapal Perang China Gertak Taiwan

Kamis, 12 Desember 2024 - 14:30 WIB
loading...
A A A
James Char, pakar militer China di Universitas Teknologi Nanyang Singapura, mengatakan: "Diamnya Beijing berfungsi sebagai cara untuk menunjukkan bahwa Selat Taiwan serta perairan dan wilayah udara di sekitar pulau itu berada di bawah kedaulatan China–karenanya tidak perlu mengumumkan (latihan) itu untuk dunia."

"Ini adalah cara lain yang dilakukan oleh China daratan untuk memaksakan posisinya kepada pihak lain," kata Char kepada AFP, meskipun dia tidak mengesampingkan kemungkinan konfirmasi China di kemudian hari.

Taiwan hidup di bawah ancaman invasi China yang terus-menerus, yang tidak mengesampingkan kemungkinan menggunakan kekuatan untuk menguasai pulau itu.

Beijing telah meningkatkan pengerahan jet tempur dan kapal perang di sekitar pulau itu dalam beberapa tahun terakhir dan juga menentang pengakuan internasional apa pun atas Taiwan yang memerintah sendiri–terutama jika menyangkut kontak resmi antara Taipei dan Washington.

Lai berbicara minggu lalu dengan Ketua DPR AS dari Partai Republik Mike Johnson sebagai tambahan atas dua persinggahannya baru-baru ini di tanah AS.

Jumlah kapal perang China yang dihimpun Kementerian Pertahanan pada hari Kamis adalah yang tertinggi sejak 25 Mei, ketika 27 kapal Angkatan Laut terdeteksi selama latihan militer China menyusul pelantikan Lai.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved