10 Negara Paling Siap Hadapi Perang Dunia III, Mayoritas Berbatasan Langsung dengan Rusia

Kamis, 12 Desember 2024 - 15:35 WIB
loading...
A A A
Sudah ada tanda-tanda persiapan yang terlihat di seluruh Eropa, terutama yang terjadi di negara-negara yang paling dekat dengan perbatasan Rusia.

2. Serbia

Presiden Serbia Aleksandar Vučić mengatakan pada bulan Juli bahwa NATO "belum siap sekarang" untuk kemungkinan perang dengan Rusia tetapi mereka "akan siap" di masa mendatang.

"Mereka sudah bersiap untuk konflik dengan Federasi Rusia dan bersiap jauh lebih cepat daripada yang diharapkan sebagian orang, dalam segala hal," katanya kepada televisi Serbia, dalam pernyataan yang dilaporkan oleh media pemerintah Rusia.

"Kami tahu ini dari persiapan militer. Kami tahu bagaimana persiapan itu dilakukan. Dan saya ingin memberi tahu Anda, mereka sedang mempersiapkan diri untuk konflik militer," kata Vučić.

3. Jerman

Jerman telah mulai menyusun rencana tentang bagaimana Berlin akan melindungi bangunan dan instalasi penting jika terjadi serangan, dan bagaimana Jerman akan menjadi penghubung bagi ratusan ribuan tentara menuju lebih jauh ke timur di Eropa, surat kabar harian Jerman, Frankfurter Allgemeine Zeitung, melaporkan pada bulan November.

Draf pertama dari dokumen strategi, yang diberi label "Operationsplan Deutschland," panjangnya 1.000 halaman, surat kabar tersebut melaporkan.

4. Estonia

Belarus adalah sekutu utama Rusia, dan Kremlin menggunakan wilayah Belarus untuk melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada bulan Februari 2022. Negara tersebut juga menghubungkan Rusia dengan daerah kantong Kaliningrad yang terisolasi, diapit oleh anggota NATO Polandia dan Lithuania.

"Kami melakukan upaya ini agar rakyat Estonia dapat merasa aman, tetapi jika risiko sekecil apa pun muncul, kami akan siap untuk berbagai perkembangan dengan lebih cepat," kata menteri pertahanan Estonia, Hanno Pevkur.

Tallinn mengatakan akan ada "jaringan bunker, titik dukungan, dan jalur distribusi" di sepanjang perbatasan.

5. Lithuania

Kementerian Pertahanan Lithuania mengatakan pada awal September bahwa mereka telah "membangun blokade" di dan dekat jembatan di Panemunė, pemukiman perbatasan Lithuania yang menghubungkan negara NATO itu dengan Kaliningrad.

Vilnius mengatakan telah membangun ranjau, dan pertahanan lainnya, seperti gigi naga, untuk melawan tank dan kendaraan lapis baja.

Gigi naga adalah blok beton yang digunakan untuk menghentikan laju tank dan mencegah infanteri mekanis mendapatkan wilayah. Benteng antitank jenis ini telah tersebar di Ukraina.

"Ini adalah langkah pencegahan untuk memastikan pertahanan yang lebih efektif," kata pemerintah Lithuania.

Baca Juga: Misteri Nasib 2 Pangkalan Militer Rusia di Suriah usai Rezim Assad Tumbang

6. Latvia

Tetangga Lithuania di utara, Latvia, telah membangun pertahanan serupa. Pemerintah Latvia mengatakan sekitar USD318 juta akan disalurkan untuk membangun pertahanan di perbatasan timurnya dengan Rusia selama lima tahun. Akan ada pos terdepan untuk personel pendukung, struktur yang diperkuat, parit antitank, dan tempat penyimpanan amunisi dan ranjau, kata Riga.

"Kami akan mampu memperlambat dan memblokir pergerakan agresor potensial dengan lebih efisien," kata Menteri Pertahanan Latvia Andris Sprūds dalam sebuah pernyataan pada bulan Januari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Berita Terkini
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved