3 Fakta Benjamin Netanyahu Adalah Pemrakarsa Invasi AS ke Irak pada 2003
Kamis, 12 Desember 2024 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
"Penundaan serangan terhadap Irak pada tahap ini tidak akan ada gunanya," kata Ranaan Gissin, penasihat senior Sharon dilansir The Guardian pada Agustus 2002. "Itu hanya akan memberi Saddam Hussein lebih banyak kesempatan untuk mempercepat program senjata pemusnah massalnya."
Pejabat intelijen Israel memiliki bukti baru bahwa Irak mempercepat upaya untuk memproduksi senjata biologis dan kimia, tambahnya.
"Kami akan terus berkonsultasi - tetapi rakyat Amerika perlu tahu bahwa saya akan mengambil keputusan berdasarkan informasi intelijen terbaru dan cara terbaik untuk melindungi negara kita sendiri, serta teman dan sekutu kita," kata Bush kepada wartawan.
Pernyataan Gissin tampaknya menandai perubahan taktik oleh perdana menteri Israel karena ia melihat Bush berada di bawah tekanan untuk menarik diri dari serangan terhadap Irak.
Awal minggu ini, Sharon mengatakan kepada komite urusan luar negeri Knesset bahwa Irak adalah "bahaya terbesar" bagi Israel, tetapi Israel tidak mendesak untuk melakukan serangan. Namun, sehari kemudian, ia bertemu dengan kepala angkatan udara Israel dan meninjau pertahanan udara Israel.
"Biasanya Gissin lebih suka membuat orang panik daripada orang lain, tetapi tidak diragukan lagi bahwa ia adalah suara tuannya. Adalah kepentingan perdana menteri untuk sedikit memanaskan suasana," kata Ron Pundak, direktur Peres Center for Peace.
Pejabat intelijen Israel memiliki bukti baru bahwa Irak mempercepat upaya untuk memproduksi senjata biologis dan kimia, tambahnya.
3. Mempengaruhi Presiden Bush untuk Menyerang Irak
Bush, yang berbicara di Crawford, Texas, mengatakan ia akan berkonsultasi dengan pihak lain mengenai kebijakan AS terhadap Irak, tetapi akan membuat keputusannya berdasarkan "intelijen terbaru"."Kami akan terus berkonsultasi - tetapi rakyat Amerika perlu tahu bahwa saya akan mengambil keputusan berdasarkan informasi intelijen terbaru dan cara terbaik untuk melindungi negara kita sendiri, serta teman dan sekutu kita," kata Bush kepada wartawan.
Pernyataan Gissin tampaknya menandai perubahan taktik oleh perdana menteri Israel karena ia melihat Bush berada di bawah tekanan untuk menarik diri dari serangan terhadap Irak.
Awal minggu ini, Sharon mengatakan kepada komite urusan luar negeri Knesset bahwa Irak adalah "bahaya terbesar" bagi Israel, tetapi Israel tidak mendesak untuk melakukan serangan. Namun, sehari kemudian, ia bertemu dengan kepala angkatan udara Israel dan meninjau pertahanan udara Israel.
"Biasanya Gissin lebih suka membuat orang panik daripada orang lain, tetapi tidak diragukan lagi bahwa ia adalah suara tuannya. Adalah kepentingan perdana menteri untuk sedikit memanaskan suasana," kata Ron Pundak, direktur Peres Center for Peace.
Lihat Juga :