Israel Sangat Senang dan Optimistis dengan Bashar Al Assad Tumbang, Berikut 3 Alasannya
Senin, 09 Desember 2024 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Analis Trita Parsi mengatakan Israel kemungkinan akan "sangat gembira dan optimis" atas jatuhnya pemerintahan al-Assad di Suriah.
"Di satu sisi, sangat positif bagi mereka untuk memberikan pukulan telak bagi Iran, bagi akses Iran ke Lebanon, dan bagi poros secara keseluruhan... Namun di sisi lain, apa yang akan terjadi selanjutnya?" Parsi, wakil presiden eksekutif di Quincy Institute for Responsible Statecraft, mengatakan kepada Al Jazeera di Forum Doha.
Baca Juga: Erdogan Sebut Suriah Akan Memiliki Realita Baru
“Yang jelas mereka memanfaatkannya karena mereka membangun zona penyangga. Tidak ada keberatan dari masyarakat internasional, tidak ada keberatan dari Amerika Serikat. Namun, hal itu sepertinya tidak akan terjadi tanpa pemerintah Suriah yang baru mempermasalahkannya,” katanya.
“Gagasan bahwa pemerintah Suriah yang baru ini tiba-tiba berpura-pura seolah-olah masalah Palestina bukanlah salah satu masalah terpenting yang menggerakkan seluruh Timur Tengah, menurut saya mengejutkan. Saya sama sekali tidak percaya hal itu mungkin terjadi.”
"Di satu sisi, sangat positif bagi mereka untuk memberikan pukulan telak bagi Iran, bagi akses Iran ke Lebanon, dan bagi poros secara keseluruhan... Namun di sisi lain, apa yang akan terjadi selanjutnya?" Parsi, wakil presiden eksekutif di Quincy Institute for Responsible Statecraft, mengatakan kepada Al Jazeera di Forum Doha.
Baca Juga: Erdogan Sebut Suriah Akan Memiliki Realita Baru
2. Israel Ingin Bangun Zona Penyangga di Suriah
Ia mengatakan di masa lalu, pemerintah Israel lebih menyukai al-Assad daripada oposisi "selama ia tetap lemah dan tidak menjadi ancaman", tetapi perspektifnya "tampaknya telah berubah" dalam beberapa bulan terakhir. Meskipun demikian, ia mencatat bahwa itu bukanlah skenario yang "sepenuhnya membuat Israel merasa nyaman".“Yang jelas mereka memanfaatkannya karena mereka membangun zona penyangga. Tidak ada keberatan dari masyarakat internasional, tidak ada keberatan dari Amerika Serikat. Namun, hal itu sepertinya tidak akan terjadi tanpa pemerintah Suriah yang baru mempermasalahkannya,” katanya.
3. Perjuangan Palestina Akan Berubah Arah
Mengenai kemungkinan posisi Hayat Tahrir al-Sham dan kelompok oposisi lainnya terhadap Palestina, Parsi mengatakan orang-orang di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki secara keseluruhan “sangat bersimpati terhadap revolusi Suriah”.“Gagasan bahwa pemerintah Suriah yang baru ini tiba-tiba berpura-pura seolah-olah masalah Palestina bukanlah salah satu masalah terpenting yang menggerakkan seluruh Timur Tengah, menurut saya mengejutkan. Saya sama sekali tidak percaya hal itu mungkin terjadi.”
(ahm)
Lihat Juga :