Donald Trump: Suriah Kacau, Biarkan Saja, AS Jangan Terlibat!

Minggu, 08 Desember 2024 - 11:45 WIB
loading...
A A A
Dipimpin oleh kelompok “jihadis” Hay'at Tahrir al-Sham (HTS), yang berasal dari al-Qaeda, para pemberontak melancarkan serangan mereka pada tanggal 27 November, merebut kota utara Aleppo dan kota tengah Hama.

Para pemberontak baru-baru ini merebut Deraa, tempat para militan merayakan kemenangan dengan menjatuhkan patung mantan Presiden Suriah Hafez al-Assad—ayah Assad. Ini menandai kota keempat dalam seminggu yang berhasil direbut oleh para pemberontak.

Selain ibu kota, pasukan pemberontak telah menargetkan Homs, kota terbesar ketiga di negara itu dan pusat taktis utama yang menghubungkan wilayah utara dan selatan negara itu melalui ibu kota, menurut laporan Reuters.

Sementara itu, Rusia—sekutu Suriah—memusatkan perhatiannya pada Ukraina di tengah perang yang sedang berlangsung antara kedua negara, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan mengakui bahwa dia tidak mungkin dapat memberikan Assad bantuan yang sama seperti yang telah dia berikan di tahun-tahun sebelumnya.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Sabtu mengatakan bahwa mitranya dari Iran dan Turki akan menyerukan "dialog antara pemerintah dan oposisi yang sah" di Suriah tanpa menyebutkan secara spesifik oposisi mana yang dimaksud.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved