5 Alasan Perusahaan Teknologi Raksasa Silicon Valley Merusak Demokrasi

Minggu, 08 Desember 2024 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Ia juga menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan ini sering terlibat dalam kegiatan yang seharusnya menjadi domain pemerintah, termasuk melakukan serangan siber dan menyediakan keamanan untuk jaringan mereka sendiri tanpa transparansi.

Baca Juga: Didukung Partai Berkuasa, Presiden Korea Selatan Selamat dari Pemakzulan

4. Perusahaan Silicon Valley Bekerja Tanpa Transparansi

Schaake memperingatkan bahwa meningkatnya kekuatan perusahaan-perusahaan teknologi ini menimbulkan ancaman serius terhadap integritas demokrasi.

"Tanpa transparansi, makin sulit untuk memahami bagaimana algoritma memengaruhi kehidupan kita, mulai dari pemilihan umum hingga keputusan sehari-hari," katanya.

5. Monopoli Teknologi Jadi Kendala Utama

Bukunya menawarkan solusi, termasuk regulasi yang lebih ketat dan lebih banyak investasi pemerintah dalam infrastruktur digital publik, untuk menyediakan alternatif bagi monopoli raksasa teknologi.

Ia juga menyerukan penegakan hukum yang lebih kuat yang akan membuat perusahaan bertanggung jawab atas pelanggaran standar privasi dan keamanan siber.

"Pemerintah harus mendapatkan kembali kendali atas infrastruktur digital yang memengaruhi masyarakat kita," pungkas Schaake.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemitraan Strategis...
Kemitraan Strategis RI–Korsel Perkuat Posisi Indonesia di Bidang Pertahanan dan Teknologi
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
5 Strategi China Memenangkan...
5 Strategi China Memenangkan Perlombaan AI, dari Murah hingga Sumber Terbuka
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
7 Juta Warga AS Turun...
7 Juta Warga AS Turun ke Jalanan Lawan Trump dengan Gerakan No Kings, Ini 6 Alasannya
Demo Anti-Trump Guncang...
Demo Anti-Trump Guncang Seluruh AS, Lampiaskan Protes Kemarahan 'No Kings'
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved