Iran Peringatkan Ukraina Berhenti Dukung Teroris di Suriah

Jum'at, 06 Desember 2024 - 19:52 WIB
loading...
Iran Peringatkan Ukraina...
Pertempuran antara pemberontak dan militer Suriah kembali pecah. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menuduh Ukraina membantu teroris yang menyerang Suriah dan menuntut agar Kiev segera menghentikannya.

Tuduhan tersebut, yang dilontarkan Asisten Menteri dan Kepala Departemen Eurasia Iran Mojtaba Damirchilu, dilaporkan oleh kantor berita Iran Tasnim pada hari Jumat (6/12/2024).

Damirchilu mengatakan dia mengetahui adanya laporan yang mengklaim Ukraina telah menjual senjata kepada pemberontak di Suriah dan membantu mereka memperoleh identitas.

“Tindakan tersebut merupakan pelanggaran yang jelas terhadap kewajiban internasional pemerintah terkait pencegahan dan pemberantasan terorisme," tegas dia.

“Teheran telah menuntut agar Kiev segera menghentikan bantuannya kepada kelompok teroris," ungkap diplomat tersebut.

Damirchilu juga mengecam tuduhan yang berulang kali dikeluarkan pejabat Kiev bahwa Iran telah memasok senjata ke Rusia di tengah konfliknya dengan Ukraina.

“Satu-satunya tujuan dari pernyataan tidak berdasar tersebut adalah untuk membujuk Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Uni Eropa (UE) untuk memasok lebih banyak senjata ke Kiev,” papar dia.

“Iran tidak ikut campur dalam konflik dan secara konsisten meminta kedua belah pihak untuk menyelesaikan krisis melalui perundingan,” pungkas diplomat tersebut.

Baca juga: Hizbullah Tawarkan Bantuan pada Suriah, Siap Perangi Pemberontak
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved