5 Permainan Intervensi Penuh Risiko yang Dilakukan Erdogan di Suriah

Kamis, 05 Desember 2024 - 15:34 WIB
loading...
5 Permainan Intervensi...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan berbagai intervensi penuh risiko di Suriah. Foto/X/@ne_kadarolduTR
A A A
DAMASKUS - Jatuhnya Aleppo ke kekuasaan pemberontak tidak lepas dari intervensi yang dilakukan Presiden Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Ketika pasukan diktator Suriah Bashar Assad berbalik arah dan melarikan diri dari Aleppo dalam menghadapi serangan yang direncanakan lama dan mengejutkan oleh aliansi milisi Islam di barat laut negara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menjadi marah, mencari-cari penjelasan.

Jatuhnya kota terbesar kedua di Suriah ke tangan aliansi yang dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS) — sebuah kelompok sempalan al Qaeda — bukan hanya penghinaan bagi Assad. Ini juga merupakan penghinaan bagi sekutunya Iran dan, sampai batas tertentu, Rusia.

Pada tahun 2016, milisi Syiah yang dipimpin Iran — dibantu oleh kampanye pengeboman bumi hangus dari Rusia — telah membantu otokrat Suriah merebut kembali Aleppo dari pemberontak yang telah menguasai sekitar setengah kota selama empat tahun.

Setelah itu, kota itu seharusnya aman di tangan Assad. Namun minggu lalu, hanya butuh waktu 72 jam untuk menguasai Aleppo, yang memicu kembali perang saudara Suriah yang telah berlangsung lama yang awalnya dipicu oleh penindasan brutal Assad terhadap protes pro-demokrasi.

Saat tiba di Damaskus untuk melakukan pembicaraan mendesak, Araghchi memberikan penjelasan yang paling memberatkan yang dapat dipikirkannya — itu semua adalah "rencana oleh rezim Israel untuk mengacaukan wilayah tersebut."

Namun, meskipun Teheran dapat dengan mudah menyalahkan kaum Zionis — rudal dan serangan udara Israel mungkin sedikit membantu para pemberontak — jatuhnya Aleppo tidak ada hubungannya dengan aspirasi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membentuk kembali Timur Tengah dan lebih berkaitan dengan keadaan angkatan bersenjata Assad.

5 Permainan Intervensi Penuh Risiko yang Dilakukan Erdogan di Suriah

1. Ingin Menyingkirkan Assad dan Melemahkan Kurdi di Suriah

Melansir Politico, hal ini juga berkaitan erat dengan manuver geopolitik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan tekadnya untuk meredam ancaman nyata atau imajiner dari Kurdi Suriah yang didukung AS, serta kekesalannya terhadap Assad karena menolak tawaran rekonsiliasi yang telah lama ada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri Juara China Open 2026
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved