Siapakah Yoon Suk-yeol? Presiden Korea Selatan yang Sedang Galau dan Putus Asa dengan Memberlakukan Status Darurat Militer

Rabu, 04 Desember 2024 - 16:05 WIB
loading...
A A A
Yoon menanggapi dengan menggunakan hak veto presiden untuk membatalkan undang-undang yang disponsori oposisi, memveto lebih banyak undang-undang daripada pendahulunya sejak berakhirnya kekuasaan militer pada tahun 1987.

Di awal masa jabatannya, ia berusaha menjawab pertanyaan dari wartawan secara informal saat ia tiba di tempat kerja. Namun hubungannya dengan media memburuk saat ia menargetkan pelaporan kritis, dengan polisi dan jaksa berulang kali dikerahkan untuk melawan mereka yang diduga menyebarkan "berita palsu".

Baca Juga: Ketua Partai Berkuasa Desak Presiden Korsel Yoon Pecat Menteri Pertahanan

3. Pernah Ingin Memindahkan Kantor Presiden ke Kementerian Pertahanan

Kemunduran hubungan masyarakat lainnya terjadi saat Yoon mengumumkan rencana untuk memindahkan kantornya dari istana bersejarah "Rumah Biru" di pusat kota Seoul ke kompleks kementerian pertahanan. Yoon berharap bahwa lingkungan kerjanya yang lebih membumi akan membuatnya tampak lebih dekat dengan masyarakat umum, tetapi ia menghadapi protes atas biaya pelaksanaan rencana tersebut.

Pertikaian lain terjadi pada bidang kebijakan penting, termasuk pendidikan — Yoon dipaksa untuk membatalkan rencana untuk membuat anak-anak mulai bersekolah setahun lebih awal — dan kesehatan, dengan para dokter melakukan pemogokan jangka panjang terkait gaji dan kondisi kerja.

Ketidakpopulerannya ditegaskan oleh pemilihan parlemen bulan April ini, yang menghasilkan mayoritas besar lainnya untuk partai oposisi Demokrat.

Anggota parlemen oposisi sejak itu telah mendorong penyelidikan terhadap Yoon dan istrinya atas tuduhan, yang dibantah keras oleh Yoon, tentang transaksi yang tidak pantas dengan pemilik lembaga pemungutan suara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved