Darurat Militer Berakhir, Kedutaan Besar Prancis di Korea Selatan Cabut Pembatasan
Rabu, 04 Desember 2024 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Namun, dia mengindikasikan posisi AS mendukung pemungutan suara di badan legislatif Korea Selatan untuk mencabut seruan Presiden Yoon untuk darurat militer.
Culhane mengatakan kejadian pada hari Selasa di Korea Selatan juga mengejutkan AS.
"Mereka tidak diberi tahu sebelumnya oleh kantor presiden dan mereka tidak mengubah keamanan apa pun di sekitar kedutaan mereka," ujar dia.
"Namun, ini akan menjadi masalah besar, jika terjadi sebaliknya. AS menganggap Korea Selatan sebagai salah satu sekutu utamanya di kawasan tersebut. Korea Selatan memiliki lebih dari 28.000 tentara AS di sana. Jadi, banyak orang di Washington mengamati ini dan berbicara dengan rekan-rekan mereka untuk mencoba dan memastikan bahwa ini diselesaikan," papar dia.
Baca juga: Parlemen Korea Selatan Voting Cabut Darurat Militer yang Ditetapkan Presiden Yoon Suk-yeol
Culhane mengatakan kejadian pada hari Selasa di Korea Selatan juga mengejutkan AS.
"Mereka tidak diberi tahu sebelumnya oleh kantor presiden dan mereka tidak mengubah keamanan apa pun di sekitar kedutaan mereka," ujar dia.
"Namun, ini akan menjadi masalah besar, jika terjadi sebaliknya. AS menganggap Korea Selatan sebagai salah satu sekutu utamanya di kawasan tersebut. Korea Selatan memiliki lebih dari 28.000 tentara AS di sana. Jadi, banyak orang di Washington mengamati ini dan berbicara dengan rekan-rekan mereka untuk mencoba dan memastikan bahwa ini diselesaikan," papar dia.
Baca juga: Parlemen Korea Selatan Voting Cabut Darurat Militer yang Ditetapkan Presiden Yoon Suk-yeol
(sya)
Lihat Juga :