Hormati Parlemen, Presiden Korsel Cabut Deklarasi Darurat Militer
Rabu, 04 Desember 2024 - 07:01 WIB
loading...
Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol. Foto/anadolu
A
A
A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol akan mencabut deklarasi darurat militer yang telah diberlakukannya beberapa jam sebelumnya, untuk menghormati suara parlemen yang menentang tindakan tersebut.
Presiden Yoon Suk-yeol mengumumkan darurat militer pada hari Selasa (3/12/2024) untuk menggagalkan "kekuatan antinegara" di antara para penentangnya.
Namun, para anggota parlemen menolak deklarasi tersebut saat para pengunjuk rasa berkumpul di luar parlemen dalam krisis politik terbesar di negara itu dalam beberapa dekade.
"Mengingat permintaan Majelis Nasional untuk mencabut darurat militer, saya memerintahkan penarikan pasukan militer yang terlibat dalam operasi darurat militer," ujar Yoon dalam pidato yang disiarkan televisi.
Dia menjelaskan, "Melalui rapat kabinet segera, kami akan menerima permintaan Majelis Nasional dan melanjutkan untuk mencabut darurat militer."
Presiden Yoon Suk-yeol mengumumkan darurat militer pada hari Selasa (3/12/2024) untuk menggagalkan "kekuatan antinegara" di antara para penentangnya.
Namun, para anggota parlemen menolak deklarasi tersebut saat para pengunjuk rasa berkumpul di luar parlemen dalam krisis politik terbesar di negara itu dalam beberapa dekade.
"Mengingat permintaan Majelis Nasional untuk mencabut darurat militer, saya memerintahkan penarikan pasukan militer yang terlibat dalam operasi darurat militer," ujar Yoon dalam pidato yang disiarkan televisi.
Dia menjelaskan, "Melalui rapat kabinet segera, kami akan menerima permintaan Majelis Nasional dan melanjutkan untuk mencabut darurat militer."
Lihat Juga :