AS Akui Situasi Tak Menentu setelah Pengumuman Darurat Militer di Korea Selatan
Rabu, 04 Desember 2024 - 01:06 WIB
loading...
A
A
A
"Kami memiliki harapan dan ekspektasi bahwa setiap pertikaian politik akan diselesaikan secara damai dan sesuai dengan aturan hukum," papar dia.
Dia menegaskan, "Saya ingin menggarisbawahi bahwa aliansi kami dengan ROK sangat kuat, dan kami mendukung Korea di masa ketidakpastian mereka."
Mantan Presiden Korsel dan pendahulu Yoon, Moon Jae-in telah menyerukan kepada penduduk dan parlemen negara tersebut untuk bersatu demi menjaga demokrasi.
“Demokrasi di Republik Korea sedang dalam kondisi kritis. Saya berharap Majelis Nasional segera turun tangan dan melindungi demokrasi yang sedang runtuh,” ungkap dia dalam unggahan media sosial yang dipublikasikan sebelum parlemen memberikan suara untuk memblokir darurat militer.
Dia menekankan, “Saya juga meminta rakyat bersatu dalam melindungi dan menghidupkan kembali demokrasi serta memberi kekuatan agar Majelis Nasional dapat berfungsi secara normal.”
Dia menegaskan, "Saya ingin menggarisbawahi bahwa aliansi kami dengan ROK sangat kuat, dan kami mendukung Korea di masa ketidakpastian mereka."
Mantan Presiden Korsel dan pendahulu Yoon, Moon Jae-in telah menyerukan kepada penduduk dan parlemen negara tersebut untuk bersatu demi menjaga demokrasi.
“Demokrasi di Republik Korea sedang dalam kondisi kritis. Saya berharap Majelis Nasional segera turun tangan dan melindungi demokrasi yang sedang runtuh,” ungkap dia dalam unggahan media sosial yang dipublikasikan sebelum parlemen memberikan suara untuk memblokir darurat militer.
Dia menekankan, “Saya juga meminta rakyat bersatu dalam melindungi dan menghidupkan kembali demokrasi serta memberi kekuatan agar Majelis Nasional dapat berfungsi secara normal.”
Lihat Juga :