Rusia Rebut Wilayah Seukuran Singapura dari Ukraina
Selasa, 03 Desember 2024 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Ini merupakan penurunan dari 40 persen wilayah yang dikuasai militer Ukraina pada awal tahun ini.
Seorang analis mengatakan kepada Newsweek, Selasa (3/12/2024), diyakini bahwa Ukraina akan terus mengalami beberapa bulan yang sulit ke depannya karena pasukan Rusia terus memperoleh keuntungan selama musim dingin.
Emil Kastehelmi, analis dari Black Bird Group yang berbasis di Finlandia, mengatakan: "Tren ini sangat mengkhawatirkan, dan tidak ada alasan untuk mengharapkan situasi akan tenang pada bulan Desember."
Namun, sementara Rusia memperoleh keuntungan teritorial di Ukraina, Moskow juga mengalami kerugian besar dalam personel militer.
Korban Rusia mencapai lebih dari 2.000 tentara dalam satu hari pada akhir bulan lalu, menurut data dari Kementerian Pertahanan Ukraina.
Itu adalah rekor tertinggi dan memecahkan rekor sebelumnya yang dibuat hanya beberapa minggu sebelumnya.
Seorang analis mengatakan kepada Newsweek, Selasa (3/12/2024), diyakini bahwa Ukraina akan terus mengalami beberapa bulan yang sulit ke depannya karena pasukan Rusia terus memperoleh keuntungan selama musim dingin.
Emil Kastehelmi, analis dari Black Bird Group yang berbasis di Finlandia, mengatakan: "Tren ini sangat mengkhawatirkan, dan tidak ada alasan untuk mengharapkan situasi akan tenang pada bulan Desember."
Namun, sementara Rusia memperoleh keuntungan teritorial di Ukraina, Moskow juga mengalami kerugian besar dalam personel militer.
Korban Rusia mencapai lebih dari 2.000 tentara dalam satu hari pada akhir bulan lalu, menurut data dari Kementerian Pertahanan Ukraina.
Itu adalah rekor tertinggi dan memecahkan rekor sebelumnya yang dibuat hanya beberapa minggu sebelumnya.
(mas)
Lihat Juga :