Zelensky: Tentara Ukraina Tak Sia-sia Korbankan Nyawa dalam Perang, Mereka Menang
Minggu, 01 Desember 2024 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga mengeklaim bahwa Ukraina harus setingkat dengan Rusia dalam hal kekuatan atau bahkan lebih kuat agar perundingan damai dapat dimulai dengan sungguh-sungguh.
Dia kemudian menuntut agar para pendukung Kyiv mengadopsi "kebijakan satu suara" yang dipelopori oleh Ukraina dalam hal konflik.
Menurut Zelensky, Kyiv dapat setuju untuk mengakhiri fase panas perang tanpa mencoba mengambil kembali bekas wilayah yang secara resmi bergabung dengan Rusia setelah serangkaian referendum pada musim gugur 2022.
Dia tetap berpendapat bahwa ini hanya akan mungkin terjadi jika wilayah yang masih di bawah kendali Kyiv “diundang” untuk bergabung dengan NATO dan blok yang dipimpin AS itu mengakui klaim teritorial Kyiv.
Moskow telah berulang kali menyatakan selama konflik bahwa mereka siap untuk perundingan damai dan ingin menyelesaikan semua perbedaan secara diplomatis.
Moskow juga secara konsisten memperingatkan bahwa mereka tidak akan pernah setuju Ukraina bergabung dengan NATO dan menyebut perluasan blok yang dipimpin AS ke arah timur sebagai salah satu akar penyebab konflik.
Dia kemudian menuntut agar para pendukung Kyiv mengadopsi "kebijakan satu suara" yang dipelopori oleh Ukraina dalam hal konflik.
Menurut Zelensky, Kyiv dapat setuju untuk mengakhiri fase panas perang tanpa mencoba mengambil kembali bekas wilayah yang secara resmi bergabung dengan Rusia setelah serangkaian referendum pada musim gugur 2022.
Dia tetap berpendapat bahwa ini hanya akan mungkin terjadi jika wilayah yang masih di bawah kendali Kyiv “diundang” untuk bergabung dengan NATO dan blok yang dipimpin AS itu mengakui klaim teritorial Kyiv.
Moskow telah berulang kali menyatakan selama konflik bahwa mereka siap untuk perundingan damai dan ingin menyelesaikan semua perbedaan secara diplomatis.
Moskow juga secara konsisten memperingatkan bahwa mereka tidak akan pernah setuju Ukraina bergabung dengan NATO dan menyebut perluasan blok yang dipimpin AS ke arah timur sebagai salah satu akar penyebab konflik.
(mas)
Lihat Juga :