Mengapa Mahmoud Abbas Siapkan Suksesi Kepemimpinan?

Selasa, 03 Desember 2024 - 04:40 WIB
loading...
Mengapa Mahmoud Abbas...
Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas sudah menyiapkan suksesi kepemimpinan. Foto/X/@NavCom24
A A A
GAZA - Mahmoud Abbas , presiden Otoritas Palestina (PA), telah mencalonkan Rawhi Fattouh untuk mengambil alih jabatan jika ia tidak dapat melanjutkan jabatannya karena kesehatannya yang buruk.

Ketika Israel melanjutkan perangnya di Gaza – menewaskan lebih dari 44.000 orang dan melukai serta membuat banyak orang lainnya kelaparan – kritik terhadap Abbas dan kepresidenannya meningkat.

Mengapa Mahmoud Abbas Siapkan Suksesi Kepemimpinan?

1. Melanjutkan Kepemimpinan di Wilayah Pendudukan

Melansir Al Jazeera, PA didirikan sebagai pemerintahan sementara Palestina berdasarkan Perjanjian Oslo 1993, yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Israel saat itu Yitzhak Rabin dengan Arafat.

PA awalnya dibentuk untuk mengelola ketentuan dasar – seperti pendidikan, keamanan, air, dan listrik – bagi warga Palestina yang tinggal di bawah pendudukan Israel di Gaza dan sebagian Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki.

Oslo membagi Tepi Barat menjadi Area A, B, dan C, memberikan PA kontrol keamanan dan administratif atas Area A dan kontrol administratif atas Area B.

Namun, Israel secara rutin melakukan penggerebekan dengan kekerasan di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki.

2. PA Bertindak sebagai Aparat Keamanannya Israel

Melansir Al Jazeera, para kritikus mengatakan PA secara efektif bertindak sebagai aparat keamanan atas nama pendudukan Israel.

Perjanjian Oslo yang didukung AS seolah-olah bertujuan untuk mewujudkan negara Palestina pada tahun 1999 di Gaza dan Tepi Barat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Namun, hanya dalam waktu satu tahun sejak perjanjian ditandatangani, Israel membangun pemukiman ilegal di Tepi Barat.

Pembunuhan Rabin oleh seorang nasionalis sayap kanan Israel juga meredupkan harapan bahwa Israel akan menyerahkan wilayah yang diduduki kepada PA.

Meskipun gagal mewujudkan negara Palestina, PA terus berlanjut tanpa batas waktu di bawah kepemimpinan Abbas, meskipun masa jabatannya secara teknis berakhir pada tahun 2009.

3. Bergantung pada Donasi Barat

Pada tahun 2006, kelompok Hamas, yang tidak mengakui Israel, memenangkan pemilihan untuk memimpin PA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
AS Gempur Iran Habis-habisan,...
AS Gempur Iran Habis-habisan, Garda Revolusi Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Hiu Selatan International...
Hiu Selatan International Hard Enduro 8, DUNLOP Perkenalkan Geomax En92
Gara-gara Konten Satir...
Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Infografis
Mengapa Taiwan Khawatir...
Mengapa Taiwan Khawatir akan Diinvasi China pada 2027?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved