146 Negara yang Mengakui Palestina pada 2024, Berikut 3 Faktanya
Senin, 02 Desember 2024 - 04:40 WIB
loading...
146 negara sudah mengakui Palestina. Foto/X@leylahamed
A
A
A
GAZA - Tahun ini, di tengah perang Israel yang terus berlanjut di Gaza, sembilan negara – Armenia, Slovenia, Irlandia, Norwegia, Spanyol, Bahama, Trinidad dan Tobago, Jamaika, dan Barbados – secara resmi mengakui Negara Palestina, yang mencerminkan dukungan internasional yang semakin besar.
Pada tanggal 29 November, dunia memperingati Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina, hari yang ditetapkan oleh PBB pada tahun 1977 untuk menekankan dukungan global terhadap hak-hak Palestina, termasuk penentuan nasib sendiri, kemerdekaan, dan penyelesaian yang adil terhadap masalah pengungsi Palestina.
Mengakui Palestina memperkuat kedudukan globalnya, meningkatkan kapasitasnya untuk meminta pertanggungjawaban otoritas Israel atas pendudukan, dan menekan kekuatan Barat untuk bertindak atas solusi dua negara.
Baca Juga: Lembaga Ilmiah Paling Bergengsi di Inggris Sebut Israel Melakukan Genosida
Setelah pengumuman tersebut, lebih dari 80 negara mengakui Palestina sebagai negara merdeka, dengan dukungan kuat dari negara-negara di belahan bumi selatan, termasuk negara-negara di Afrika, Asia, Amerika Latin, dan dunia Arab.
Pada tanggal 29 November, dunia memperingati Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina, hari yang ditetapkan oleh PBB pada tahun 1977 untuk menekankan dukungan global terhadap hak-hak Palestina, termasuk penentuan nasib sendiri, kemerdekaan, dan penyelesaian yang adil terhadap masalah pengungsi Palestina.
Mengakui Palestina memperkuat kedudukan globalnya, meningkatkan kapasitasnya untuk meminta pertanggungjawaban otoritas Israel atas pendudukan, dan menekan kekuatan Barat untuk bertindak atas solusi dua negara.
146 Negara yang Mengakui Palestina pada 2024, Berikut 3 Faktanya
1. Sudah 146 Negara Mengakui Palestina
Saat ini, setidaknya 146 negara anggota PBB mengakui Negara Palestina, seperti halnya Takhta Suci, badan pemerintahan Gereja Katolik dan Kota Vatikan, yang memegang status pengamat PBB.Baca Juga: Lembaga Ilmiah Paling Bergengsi di Inggris Sebut Israel Melakukan Genosida
2. Awalnya Hanya 88 Negara
Pada tanggal 15 November 1988, di tahun-tahun awal Intifada pertama, Yasser Arafat, ketua Organisasi Pembebasan Palestina, memproklamasikan Palestina sebagai negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.Setelah pengumuman tersebut, lebih dari 80 negara mengakui Palestina sebagai negara merdeka, dengan dukungan kuat dari negara-negara di belahan bumi selatan, termasuk negara-negara di Afrika, Asia, Amerika Latin, dan dunia Arab.
Lihat Juga :