Rusia Akan Uji Coba Senjata Nuklir
Sabtu, 30 November 2024 - 21:05 WIB
loading...
Rusia akan menguji coba senjata nuklirnya. Foto/X/@Alex_Oloyede2
A
A
A
MOSKOW - Rusia tidak mengesampingkan kemungkinan dimulainya kembali uji coba nuklir, yang belum dilakukannya sejak hari-hari terakhir Uni Soviet. Demikian diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov.
Ketika ditanya dalam sebuah wawancara dengan TASS, apakah Moskow mempertimbangkan opsi ini sebagai tanggapan atas tindakan eskalasi AS, Ryabkov menjawab bahwa "masalah tersebut ada dalam agenda."
"Tanpa tergesa-gesa, saya hanya akan mengatakan bahwa situasinya cukup rumit. Hal ini terus-menerus dipertimbangkan dalam semua komponen dan aspeknya," katanya.
Meskipun menjadi negara nuklir besar, Rusia modern tidak pernah melakukan uji coba nuklir di bawah moratorium sukarela, dengan yang terakhir dilakukan pada tahun 1990 sebelum runtuhnya Uni Soviet.
AS, pesaing utama Rusia dalam bidang nuklir, melakukan uji coba terakhirnya pada tahun 1992 dan sejak itu mengandalkan simulasi komputer dan uji coba subkritis, yang berarti bahwa uji coba tersebut tidak menggunakan cukup bahan fisil untuk menghasilkan reaksi yang berkelanjutan.
Baca Juga: AS Modernisasi Senjata Nuklir, Berani Gelontorkan Ratusan Miliar Dolar
Uji coba terakhir yang diketahui dari jenis ini terjadi pada bulan Mei, dengan Moskow mengatakan bahwa pihaknya "mencermati dengan saksama apa yang terjadi" di lokasi uji coba Amerika.
Ketika ditanya dalam sebuah wawancara dengan TASS, apakah Moskow mempertimbangkan opsi ini sebagai tanggapan atas tindakan eskalasi AS, Ryabkov menjawab bahwa "masalah tersebut ada dalam agenda."
"Tanpa tergesa-gesa, saya hanya akan mengatakan bahwa situasinya cukup rumit. Hal ini terus-menerus dipertimbangkan dalam semua komponen dan aspeknya," katanya.
Meskipun menjadi negara nuklir besar, Rusia modern tidak pernah melakukan uji coba nuklir di bawah moratorium sukarela, dengan yang terakhir dilakukan pada tahun 1990 sebelum runtuhnya Uni Soviet.
AS, pesaing utama Rusia dalam bidang nuklir, melakukan uji coba terakhirnya pada tahun 1992 dan sejak itu mengandalkan simulasi komputer dan uji coba subkritis, yang berarti bahwa uji coba tersebut tidak menggunakan cukup bahan fisil untuk menghasilkan reaksi yang berkelanjutan.
Baca Juga: AS Modernisasi Senjata Nuklir, Berani Gelontorkan Ratusan Miliar Dolar
Uji coba terakhir yang diketahui dari jenis ini terjadi pada bulan Mei, dengan Moskow mengatakan bahwa pihaknya "mencermati dengan saksama apa yang terjadi" di lokasi uji coba Amerika.
Lihat Juga :